http://kompas.com/index.php/read/xml/2008/08/13/14064994/gubernur.dki.jakarta.bebas.banjir.angan-angan

JAKARTA, RABU â€" Setiap kali musim penghujan tiba masalah klasik, yakni
banjir, pasti akan dialami Jakarta. Selain faktor permukaan tanah yang
lebih rendah dari permukaan laut, faktor sampah dan endapan yang
banyak terdapat di sungai menyebabkan air tidak dapat langsung menuju
laut.

Menurut Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dalam waktu dekat Jakarta
masih belum lepas dari ancaman banjir. "Saat ini angan-angan Jakarta
bebas banjir harus disimpan dulu dalam-dalam. Karena selain faktor
sampah dan endapan, pengerukan belum bisa dilaksanakan secara
terintegritas," kata Fauzi di Balai Kota, Jakarta, Rabu (13/8).

Dikatakannya, integritas berarti proses pengerukan secara bersama-sama
yang dilakukan di setiap wilayah rawan banjir yang ada di Jakarta.
"Untuk tahun 2008, belum bisa kita laksanakan karena masih terganjal
pembangunan banjir kanal timur. Tapi untuk 2009, kita akan usahakan
pengerukan terintegritas di semua wilayah rawan banjir," ungkap Fauzi.

Selain proses pengerukan massal tersebut, Fauzi meminta masyarakat Ibu
Kota mengubah perilaku membuang sampah di sembarang tempat. "Percuma
dong kita lakukan pengerukan di sana-sini, tapi masyarakat Jakarta
masih banyak yang membuang sampah di sungai, pasti akan menimbulkan
banjir lagi," ujar Fauzi.

Fauzi yakin, bila pengerukan dilakukan secara terintegritas di setiap
wilayah di Jakarta, disertai dengan perubahan perilaku warga yang
tidak membuang sampah di sungai, Jakarta akan terbebas dari banjir.



Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network

Kirim email ke