Saya tidak bisa membayangkan suara rakyat diwakili orang seperti
Ruhut....

Saatnya kaum intelektual, idealis dan pemuda-pemuda turun gelanggang
politik, hancurkan kaum spektalis politik yang menjadikan Indonesia
cuman barang mainan.

Anton


--- In [email protected], "Agus Hamonangan"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/14/16534295/ruhut.sitompul.arti
s-artis.minta.nasihat.saya..
>
> JAKARTA, KAMIS �" Fungsionaris Partai Demokrat yang dikenal sebagai
> "raja minyak", Ruhut Sitompul, keberatan jika dirinya digolongkan
> sebagai selebritis meskipun ia lebih dikenal sejak terlibat dalam
> sebuah sinetron ketimbang profesinya sebagai pengacara ataupun
> politisi. Kini, saat semakin banyak artis yang tergiur menjadi
> politisi, Ruhut mengaku para artis meminta masukan padanya.
>
> "Ya mereka memang tanya ke saya, politik gimana. Yang penting kan
mau
> belajar dan mereka harus tahu kalau jadi bintang sinetron sekali
> muncul langsung terkenal, sedangkan jadi politisi butuh jam terbang
> untuk dikenal, minimal 5 tahun," kata Ruhut di Kantor DPP Partai
> Demokrat, Jakarta, Kamis (14/8).
>
> Ruhut sendiri mengatakan, karier politiknya tak datang secara
> tiba-tiba. "Saya ini sudah 30 tahun di Golkar, di Demokrat 5 tahun.
> Kadang-kadang saya membayangkan juga temen-temen (artis) itu mimpin
> rapat aja belum pernah, tiba-tiba maju. Seharusnya magang dulu.
> Apalagi waktu saya periksa kesehatan, cantik-cantik semua. Mereka
dari
> partai rindu semua, rindu menang, ha-ha-ha," ujar Ruhut yang juga
maju
> sebagai caleg dari Dapil III Sumatera Utara.
>
> Ketua DPP Partai Demokrat Bidang Politik Anas Urbaningrum mengatakan
> tak tahu pasti ada berapa banyak artis yang mengajukan diri menjadi
> caleg pada Pemilu 2009. Pada tahun 2004, beberapa artis yang melaju
> lewat partai pendukung pemerintah itu di antaranya Angelina Sondakh,
> Adjie Massaid, dan Komar.
>
> ING
> Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G
Network
>


Kirim email ke