TERM OF REFERENCE
DISKUSI PUBLIK BULANAN
PIMPINAN PUSAT IKATAN REMAJA MUHAMMADIYAH
======================================================
âRefleksi Kemerdekaan; Transformasi dan Kepemimpinan Politik Demokratik,
Membedah Visi Kepemimpinan Capres Mudaâ
PENDAHULUAN
Tanpa terasa kemerdekaan nasional telah memasuki usia 63 tahun. Dalam
kurung waktu itu telah berlalu rezim demi rezim, mulai dari Orde Lama,
Orde Baru dan Reformasi dengan segala rupa kekurangan dan
kelebihannya. Bersama rezim itu pula telah berlalu orang-orang yang
ditindas dengan korban kemanusiaan dan sumber daya yang begitu besar.
Sejarah pergerakan nasional di masa lalu dan dibelahan bumi memberikan
inspirasi tentang pemimpin muda dengan sejumlah prestasinya. Kita
masih ingat usia Seokarno dan Mohammad Hatta ketika menjadi presiden
dan wakil presiden. Mereka berusia dibawah 45 tahun. Demikian pula
beberapa perdana menteri dimasa demokrasi terpimpin, ada Sutan Sjahrir
(36 tahun), Abdul Halim (39 tahun), Amir Syarifuddin (4o tahun) dan
Muhammad Natsir (42 tahun).
Kini dalam rentang sejarah yang panjang itu, dimana demokrasi nasional
dalam proses pencarian. Sementara wajah bangsa dan negara kita masih
saja mengalami problem sosial ekonomi yang sangat akut. Maka,
demokrasi dalam konteks Indonesia merupakan pilihan yang pas dalam
transformasi menuju cita-cita nasional yaitu memajukan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut menciptakan perdamaian
dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian dan keadilan sosial.
Guna mengartikulasikan cita-cita politik nasional itu, niscaya
dibutuhkan hadirnya kepemimpinan yang kuat yang lahir dari dinamika
nasional yang sedang melingkupi masalah-masalah kebangsaan kita.
Sementara itu, ruang bagi hadirnya pemimpin-pemimpin itu dalam tata
demokrasi kita hanya mungkin dilahirkan oleh partai politik. Sementara
partai politik saat ini hanya menyajikan pemimpin-pemimpin yang
itu-itu saja. Tidak ada regenerasi kepemimpinan yang progressif dalam
tata kepartaian nasional. Karena problemnya demikian, maka sulit
melahirkan pemimpin-pemimpin muda dengan pikiran-pikiran progressif.
Atas pemikiran itulah, maka Ikatan Remaja Muhammadiyah (IRM) sebagai
wadah anak muda Muhammadiyah memiliki tanggungjawab moral bersama-sama
dengan elemen muda lainnya dari berbagai latar belakang sosial, agama,
suku dan budaya untuk ikut terlibat dan mendorong lahirnya
kepemimpinan politik demokratik yang transformatif. Lewat diskusi
publik ini, IRM ingin membuka wacana kepemimpinan kaum muda itu
sebagai milik bersama yang secara konsisten harus disuarakan oleh
organ-organ yang masih peduli dengan masa depan Indonesia.
KEGIATAN
Kegiatan ini bertajuk âRefleksi Kemerdekaan; Transformasi dan
Kepemimpinan Politik Demokratik, Membedah Visi Kepemimpinan Capres
Mudaâ dalam rangka refleksi kemerdekaan, 17 Agustus 2008
SIGNIFIKANSI
Dengan kegiatan ini diharapkan akan diperoleh:
1. Refleksi mendalam tentang makna kemerdekaan dan pentingnya
perubahan.
2. Merumuskan peta persoalan dan alternatif jalan keluar bagi
masalah-masalah perubahan dan kepemimpinan politik kaum muda.
3. Peneguhan visi kepemimpinan politik demokratik yang transformatif.
4. Memahami motivasi dan inspirasi dari Capres Muda.
WAKTU DAN TEMPAT
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada :
Hari : Rabu
Tanggal : 20 Agustus 2008
Tempat : Gedung Dakwah Muhammadiyah
Jl. Menteng Raya No. 62 Jakarta
TEMA DAN PEMBICARA
1. Rizal Mallarangeng
(Direktur Eksekutif Freedom Institute )
2. M. Fadjroel Rachman
(Ketua Perkumpulan Demokrasi dan Negara Kesejahteraan)
Moderator :
Raja Juli Antoni ( Direktur Eksekutif Ma'arif Institute )
METODE
Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan model talk show. Moderator akan
memulai diskusi dengan pengantar. Kemudian moderator akan menggali
pandangan, cita-cita dan motivasi Capres muda.
PESERTA
150 orang peserta, terdiri dari aktivis muda lintas kultural dan
ideologi; NGO, akademisi, seniman, aktivis perempuan, kampus, pelajar
dan pers.
PENYELENGGARA
Kegiatan ini dilaksanakan oleh;
Pimpinan Pusat Ikatan Remaja Muhammadiyah
Jl. Menteng Raya No. 62 Jakarta
Telp/Fax (021) 3103940
Contact Person
ponsel +62 817 9408 803 (Masmulyadi)
PENUTUP
Demikian TOR ini disusun sebagai referensi bagi berbagai pihak yang
berkepentingan dengan diskusi ini. Atas perhatian dan partisipasinya
dihaturkan terima kasih.