Emang orang-orang beginian yang memenuhi DPR kita. Adakah pendirian mereka yang 
"kukuh?" Plintat plintut dan senang menjadi "banjing loncat", asalkan 
menguntungkan bagi kedua belah pihak. SBY bisa dengan mudah menggunakan 
jasa-jasa Zaenal Maarif, karena keduanya sudah pernah "clash", dan Maarif 
dimaafkan oleh SBY. Ini namanya "KKN HUTANG BUDI". 
 
Salam,
Yuli

--- On Thu, 10/9/08, Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Agus Hamonangan <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Dukung SBY, Zaenal Maarif Kibarkan Bintang 
Rakyat Indonesia
To: [email protected]
Date: Thursday, October 9, 2008, 9:52 AM






http://kompas. com/read/ xml/2008/ 10/09/20421494/ dukung.sby. zaenal.maarif. 
kibarkan. bintang.rakyat. indonesia. .

SOLO, KAMIS - Politisi Zaenal Maarif mendeklarasikan Bintang Rakyat
Indonesia (BRI) di Kota Solo, Kamis (9/10). Bintang Rakyat Indonesia
adalah yayasan yang ia dirikan bersama beberapa rekannya.

Berlambang bintang segi lima berwarna merah dan putih dengan latar
belakang biru menyerupai lambang Partai Demokrat, BRI menurut Zaenal,
akan diarahkan untuk aktif bergerak dalam bidang sosial dan pendidikan.

Namun diakuinya , latar belakang pendirian BRI adalah untuk mendukung
pencalonan kembali Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai presiden
periode 2009-2014. Meski begitu, menurut Zaenal, BRI tidak ada
kaitannya sama sekali dengan Partai Demokrat yang mengusung SBY.

"BRI nantinya akan bergerak di bidang pendidikan dan kegiatan yang
mencerdaskan masyarakat, seperti memberi pengetahuan dan pemahaman
politik kepada masyarakat supaya masyarakat tidak di-politicking.
Namun kami sepakat pada satu hal bahwa BRI akan berjuang semaksimal
agar SBY terpilih kembali sebagai presiden," katanya.

Zaenal yang kini menjadi calon legislatif (caleg) dari Partai Demokrat
tidak menampik jika BRI sedikit banyak akan mendukung usahanya menjadi
caleg Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Tahun 2007, Zaenal diturunkan dari kursinya sebagai Wakil Ketua DPR
setelah di-recall oleh Partai Bintang Reformasi yang mendukungnya.
Zaenal sempat disidangkan untuk kasus pencemaran nama baik Susilo
Bambang Yudhoyono.

Ia kemudian kembali ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) seperti awal
karirnya di dunia politik. Sempat masuk daftar caleg PPP, tidak lama
kemudian nama Zaenal telah berkibar di spanduk-spanduk yang tersebar
di Kota Solo dan sekitarnya sebagai caleg dari Partai Demokrat.

EKI

Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G Network 

 














      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke