Saya hadir di acara tersebut... Dalam pidato tanpa teks, SBY menyatakan salut dengan begitu banyak prestasi yang dicapai oleh mahasiswa, dosen dan alumni IPB seperti disampaikan Rektor saat memberi sambutan di Dies Natalis ke 45 Institut Pertanian Bogor http://www.ipb.ac.id/id/ NB. Di situsnya IPB ditulis sebagai Bogor Agricultural University (IPB = BAU).
SBY juga memberi komentar bahwa dari beragam prestasi yang disampaikan Rektor tersebut menunjukkan spetrum yang luas dari perjuangan IPB... beliau kemudian melontarkan kelakar (Bahasa Jawa = guyon) dengan mengatakan Institut iki Pleksibel Banget yo... (Bahasa Indonesia -- Institut in Pleksibel Banget ya?)... disambut gelak tawa dan tepuk tangan peserta Dies. Saya menilai kelakar SBY tersebut adalah semacam the Ice Breaker untuk memecah kekakuan dan suasana dingin serta jurus jitu mendekatkan Pembicara dengan Para Peserta. Setelah jurus jitu dilontarkan kemudian SBY menyampaikan dan menersukan pidato anpa teks tersebut dengan penuh kesungguhan dan semangat tinggi. Jabat erat, KK On Tue, 2008-11-04 at 09:29 +0000, Agus Hamonangan wrote: > http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/04/16084628/ipb..institut.pak.beye.sby... > > BOGOR, SELASA â Usaha Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memecah > kebekuan di awal orasi ilmiah dalam rangka dies natalis ke-45 Institut > Pertanian Bogor membawa hasil. Sekitar 1.000 orang undangan tertawa, > entah ikhlas atau sekadarnya setelah Pak Beye (SBY) menyebut > kepanjangan IPB. > > Karena terserak, dan tersebarnya alumni IPB di berbagai bidang > pekerjaan, --yang umumnya di luar bidang pertanian yang digelutinya > selama kuliah--, Pak Beye menyebut IPB adalah kependekan dari institut > pleksibel Bogor. Undangan yang sudah rapi duduk sejak dua jam > sebelumnya di Graha Widya Wisuda terkekeh sambil mengambil posisi > duduk yang lebih santai. > > Pak Beye kemudian menyebut bidang profesi yang banyak digeluti alumni > IPB mulai dari dunia perbankan, penerbitan dan wartawan, penyair, > penyanyi, dan juga seperti dirinya presiden. Pleksibel banget memang. > > Di kampus itu, 2 Oktober 2004, Presiden meraih gelar doktor bidang > pertanian dengan nilai excellent. Disertasinya adalah "Pembangunan > Pertanian dan Perdesaan sebagai Upaya Mengatasi Kemiskinan dan > Pengangguran: Analisis Ekonomi-Politik Kebijakan Fiskal". > > Oleh Ketua komisi pembimbing Prof DR Ir Bunasor Sanim, Msc, nilai > excellent diberikan bagi SBY karena IPK-nya mencapai 3,84 dan mampu > menempuh kuliah dalam waktu tiga tahun, plus ada temuan baru dalam > disertasinya. Karena itu, ketika rektor IPB tampil ke mimbar menyebut > SBY sebagai alumnus yang sangat dibanggakan, semua hadirin bertepuk > tangan panjang memberi sambutan. > > IPB sejak pilpres 2004 memang tidak bisa dilepaskan dari Pak Beye. > Sejak gelar doktor diperoleh, gelar itu disandang selalu menggantikan > pangkat Jenderal yang lebih dahulu diperolehnya selama hampir separuh > hidupnya. Sejak gelar itu didapat, SBY harus selalu disebut sebagai > "Doktor Haji Susilo Bambang Yudhoyono". > > Di antara kepanjangan IPB yang sudah muncul, akan muncul kepanjangan > baru untuk IPB yaitu Institut Pak Beye. Selain meraih gelar doktor, di > IPB, Pak Beye juga menjadi motor untuk bergeraknya brighten institute, > tim sukses pilpres 2004 (mungkin juga 2009). Warna biru yang mulai > mendominasi kampus IPB akan tampak serasi dengan Pak Beye yang saat > orasi ilmiah juga mengenakan dasi biru. > > Semoga IPB tetap independen dan tidak tergoda menjadi Institut Partai > Biru... > > Wisnu Nugroho A > > Sent from my BlackBerry © Wireless device from XL GPRS/EDGE/3G > Network > > > > >