Saya banyak dengar dr teman teman, bagaimana para pembeli produk 
Indonesia seperti  pembeli sawit dan lainnya, langsung merenegosiasi 
atau bahkan membatalkan order wwalau kontrak pembeliasn sudah di 
tandatangani, menyusul turunnya harga dan krisis finacial


hari ini juga saya baca disalah satu situs berita  sbb

Investor pembeli (buyer) sepatu asing meminta produsen sepatu dalam 
negeri untuk segera melakukan renegosiasi ulang kontrak pembelian 
sepatu menyusul depresiasi kurs rupiah.



nah yg seru..kalau kita dirugikan , konon spt dalam penjualan LNG ke 
Cina, maka pemerintahnya , atau paling tidak JK dan  si jubir AM, 
malahteriak menyalahkan negosiator yg dulu, bukanburu buru 
..melakukan renegosiasi


Biasa sih .. boss kita bisanya cuma teriak aja  bukan do something ( 
dia pikir teriak itu sama dgn do some thing.. juga kan ? eh Oli anda 
.....juga kan ? )

Lha orang luar negri aja biasa kok mutus kontrak dan minta re 
nego...ketika kondisi berubah


gak ada orang yg bis alihat kedepansecara sempurna, yg terbaik suatu 
saat bisa aja ternyata salah.. tapi jalan keluarnya ya renego.. bukan 
nyalahin orang yg sudah berbuat terbaik pada kondisi masa itu


Oh JK dan AM....

HS




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke