JAKARTA, RABU - Teknologi aplikasi berbasis open source (OS) dapat
turut meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di universitas.
Salah satu institusi yang turut mengutilisasikan aplikasi OS adalah
Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Universitas Indonesia, yang
mengembangkan jaringan perpustakaan digital Lontar, serta Student
Center E-Learning Environment. Kedua fasilitas ini dipercaya turut
menciptakan atmostif akademis yang kondusif di kampus.

 

Jaringan perpustakaan digital Lontar merupakan suatu aplikasi
perpustakaan virtual yang memungkinkan mahasiswa mencari informasi apa
pun, di mana pun, dan kapan pun. Perpustakaan ini merupakan integrasi
antarperpustakaan di lingkungan Universitas Indonesia , serta beberapa
institusi pendidikan lainnya, seperti STMIK Microskill di Medan, dan
Universitas Riau.

"Kami berharap, koleksi masing-masing perpustakaan tidak lagi
terisolasi dan dapat saling memperkuat. Pada dasarnya, tidak satu satu
perpustakaan pun ya ng memiliki koleksi paling lengkap di semua
disiplin ilmu," papar Zainal Arifin Hasibuan, peneliti Fasilkom UI
kepada Kompas.com, Rabu (19/11) di sela-sela acara Asia-Africa
Conference on Open Source yang diselenggarakan Kementerian Riset dan
Teknologi di A uditorium Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi,
Jakarta.

 

Sementara itu, Scele, yang source codenya berasal dari Moodle,
merupakan suatu aplikasi pendukung kegiatan belajar-mengajar yang di
dalamnya terdapat fitur-fitur, seperti forum diskusi, course
materials, kuis online, dan sebagainya. Dengan demikian, mahas iswa
tidak hanya dapat belajar pada saat jam kuliah, namun juga di
waktu-waktu lainnya.

 

Zainal mengakui, dengan adanya OS, dirinya merasa tertantang untuk
melakukan kreativitas dan inovasi. Alumni Institut Pertanian Bogor ini
juga mengaku tidak mendapatkan kendala dalam mengimplementasikan
aplikasi berbasis OS di kampus.

"Dalam hal sumber da ya manusia, kami relatif mudah mendapatkannya
karena kami institusi pendidikan. Dalam hal teknis, apa yang kita
kerjakan, orang lain juga mengerjakannya. Jadi, ada proses sharing
antarkomunitas open source," ujarnya.

 

HIN


http://tekno.kompas.com/read/xml/2008/11/19/12273227/ui.kembangkan.e-learning

Kirim email ke