Saya melihat, sebenarnya bukan hanya Rizal Malarangeng yang berpotensi memimpin Bangsa Indonesia di masa mendatang, ada beberapa kader muda dan setengah baya lainnya, baik sebagian di Partai Politik, maupun mereka yang aktif di luar jalur Partai Politik.
Namun, bagaimana pun juga, cara-cara iklan yang dilakukan Rizal patut dicontoh, walaupun latar belakang dia banyak yang tidak suka. Namun, semakin terbuka seseorang mengiklankan diri, semakin terbuka juga rakyat tau, siapa calon pemimpin mereka di masa mendatang. Masalahnya, calon-calon pemimpin muda dan pembaharu kita, walau banyak, tidak punya cara dan kekuatan, terutama dana untuk menginformasikan bahwa dia mampu dan dijamin integritasnya bila kelak terpilih menjadi pemimpin. Bukan para pemimpin muda masa lalu, ketika aktif dan sangat idealis pada masa menjadi pimpinan organisasi pemuda, namun ketika berkuasa malah mengikuti arus ''terlibat dalam perangkap KKN, sehingga Indonesia bisa tertinggal 10 tahun dari Malaysia dan Singapura. Walau, kita start lebih awal dari kedua negara jiran itu. Inilah, salah satu persoalannya, Muhammad Jusuf http://bali-indonesia-travel.webs.com --- In [email protected], "Razif Halik" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > MENURUT SAYA, justru Rizal bersiasat canggih. > > > > Dia beriklan sekarang hanya testing the waters.itupun mungkin dibayari orang > lain, dan > > > > setelah pikiran2nya dibaca rakyat banyak, akan bekerja keras, menjual > pikiran2nya dengan lebih detail SETELAH euphoria Pilpres 2009 > > > > berlalu. > > > > Watak orang ini tough, para psikolog bisa membaca dari body language nya > terutama dari gerak bibirnya. Yang perlu dipeliharanya adalah > > > > kesehatan, sebab itu adalah unsur mutlak untuk menjadi Presiden. > > > > Yang mungkin orang2 tertentu tidak menyukainya, dan itu hanya karena > melihat penampilannya di iklan, karena wajah yang terkesan > > > > angkuh.Tanya kenapa? > > > > Karena kebanyakan aristocrat berwajah angkuh..oleh karena keturunan. Lihat > saja wajah2 raja2 Jawa dimasa lampau a.l. > > > > Sultan Jogya ke IX.. > > > > SALAM&SORRY, Opung >
