ingat bung, ini indonesia apapun bisa dibeli termasuk dokter hewannya sekalian untuk mempertahankan daging aussie dan NZ yang big profit bagi exportir dan importirnya bila masuk ke Indonesia. Ini Indonesia Bung, Dokter manusia aja bisa dibeli perusahaan pharmasi, apalagi dokter hewan ya gampang banget untuk itu, la wong importirnya sejawat seprofesi dan se almamater, hehehehehe CMiiW jadi ingat masyarakat Cidahu sukabumi dan lemah duhur Caringin bogor yang tiap hari makan ikan asin dan baru makan daging klau ada daging kurban mampir kedaerah itu...
Pada 24 November 2008 22:21, Andi K. Yuwono <[EMAIL PROTECTED]>menulis: > Nah supaya aman, mending beli di agen daging yang resmi dan terkenal > jadi > kalau macam-macam akan berhitung untung ruginya. Soal dari India dan Brazil > tentunya mahfum masih berbahaya. Namun ingat kita juga perlu waspada ketika > daging import gak beres itu mampir di Singapura dan diganti packingnya bisa > saja dari USA atau OZ (yang seolah aman). Just piece of cake dan gak > ketahuan tho? Dokumen toh pada pintar ngakal. Buktinya penyelundupan jalan > terus. > > Mungkin harus ketat pengawasan di pintu masuk barang import seperti > beberapa > pelabuhan. Kalau wartawan mau nongkrong pasti dapat banyak info dari orang > orang di sana. > > Salam, > > AKY > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed]
