Oleh Melissa Karim 
Jalan Kramat Baru 1 No 18, Senen, Jakarta Pusat
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/31/01195618/redaksi.yth


Pada Kamis, 20 November 2008, saya bertugas sebagai pembawa acara
"Republik Mimpi 09/14" yang disiarkan ANTV langsung dari Istana Wapres
mulai pukul 22.00 hingga pukul 23.30. Saya sudah berada di lokasi
sejak pukul 18.30. Pukul 20.00 saya bersama semua pendukung acara dan
kerabat kerja tanpa terkecuali diwajibkan keluar dari aula yang sedang
kami pakai untuk persiapan sekaligus pengambilan gambar. Rupanya pihak
keamanan Istana akan memeriksa keamanan ruangan sesuai dengan standar
prosedur yang berlaku.

Kami tak diminta atau diingatkan membawa barang pribadi keluar dari
ruangan. Jadi, kami semua meninggalkan barang bawaan kami di dalam
aula. Saya tanpa prasangka apa pun meninggalkan ruangan tanpa membawa
tas beserta ponsel saya bermerek Nokia N91 di dalamnya.

Selanjutnya, kami diminta menunggu di pelataran parkir selama 15-20
menit. Pukul 20.20 kami dipersilakan kembali masuk. Hal pertama yang
saya lakukan adalah mencari ponsel saya. Sudah tak di situ lagi. Saya
tak sempat menyelidiki lebih lanjut karena harus segera latihan. Acara
pun selesai. Saya ditemani beberapa kru berusaha mencari ponsel itu
dengan bertanya kepada pihak keamanan di depan aula dan sekitarnya.
Tak ada tanggapan.

Saya sangat kecewa dengan pencurian yang terjadi di lingkungan Istana
Wapres itu. Saya sudah mengirim surat tertulis secara resmi ke
Sekretariat Wapres pada 25 November 2008 untuk menginformasikan hal
ini, tetapi tak ada respons. 

Kirim email ke