adduhhh bingung n pusyiinggg kalo mikirnya kejauhan... sebagai orang bodoh mah saya mikir yang gampang2 ajah... kalo emang secara kesehatan merugikan yah jangan dihisap... kalo mau menghisap yah jangan ngajak2 orang lain untuk terpapar asar beracun juga dongg...
________________________________ From: Samsidar Situmorang <[email protected]> To: [email protected] Sent: Friday, February 20, 2009 9:26:09 AM Subject: Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: hukum Re: Merokok di Hotel, Tamu Didenda Rp 1 Juta Memang ironis bila harus menyengsarakan masyarakat =yang menggantungkan hidupnya pada industri ini. karena sebenarnya yang paling penting diantara itu semua adalah kesadaran dan disiplin diri. pengendalian diri, sebab merokok itu pilihan. kalo merasa terganggu ya jangan dekat2..jangan lantas ingin diistimewakan, menuntut adanya KTR-kawasan tanpa asap rokok, FCTC, UU ini itu..ini kan namanya 'sok', aroganisme. disisi lain, saya mendengar dari seorang teman di milis, soal anti rokok ini kabarnya ada yang mendanai...dari asing, apa benar ya? bahkan di Tulus Abadi - YLKI waktu diskusi dengan Pak Siswono Yudhohusodo (HKTI) sebelum Ijtima' MUI kemarin, karena terpancing emosinya saat berdebat mengaku ke media kalo memang benar ada puluhan ribu dolar dari 'Bloomberg' untuk kampanye ini......hehehe Ini belum lagi ditambah Group Lippo melalui Globe Media Group (Investor Daily dan Suara pembaruan) yang juga turut serta dengan membuat seminar2 anti rokok.....coba lihat berita mereka kemarin...masak hanya soal diskusi rokok masuk HL halaman 1...hehehehe, pertanyaan besarnya, ada apakah si James Riady melakukannya? ......... ....persaingan bisnis kah? ataukah kecemburuan sosial pada para pengusaha 'racun asap' tsb??... bingung deh..kagak ngerti saya.....hehehe
