Terus terang, Mas Andreas, saya sungguh kaget bahwasanya ada anggota FPK yang ternyata mengira bahwa di RRT itu ada multi partai. Saya pikir semua anggota FPK itu pinter-pinter semua, ternyata masih ada yang hidup di zaman batu. Udah gitu, waktu dikasih tau malah sewot. � Mereka yang percaya bahwa di RRT kini ada multi-partai ibaratnya sama dengan orang yang masih percaya bahwa bumi itu datar. Aneh, tapi nyata lho. � Makasih Mas Andreas untuk info pentingnya. Moga-moga sekarang bisa mencerahkan ajegilebanget dan sohibmahmud :) � manneke
--- On Sun, 3/8/09, [email protected] <[email protected]> wrote: From: [email protected] <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Inilah Tiga Tipe Anggota DPR 2009-2014 To: [email protected] Received: Sunday, March 8, 2009, 9:06 PM Manneke benar. Partai yang benar-benar ada di Tiongkok itu hanya Partai Komunis Tiongkok. Memang ada partai-partai lainnya, tetapi semua partai itu bukanlah partai yang sesungguhnya, karena jika hendak membentuk partai di sana, haruslah dengan restu PKT (Partai Komunis Tiongkok). Boleh dibilang parti-partai yg ada itu hanyalah pemanis belaka. Lain dengan Hongkong. Di sana ada pemilu, dan siapa pun boleh membentuk partai. Perlu diingat di Hongkong tidak ada partai Komunis. Tetapi tentu saja ada perpanjangan PKT di sana. Dari 60 anggota Legco (DPRnya Hongkong), hanya 30 orang yg dipilih dalam pemilu. Sisanya diangkat oleh pemerintah. Perlu juga diingat bahwa tidak ada yg namanya pemilu di sana. Semua anggota NPC (DPR di Tiongkok) diangkat oleh PKT. Orang harus menjadi anggota PKT jika ingin menjadi pegawai negeri. Bahkan di BUMN di Tiongkok serta di Universitas- universitas di sana ada yang namanya "party secretary," yaitu sekretaris partai (dalam hal ini PKT). Bahkan kekuasaan sekretaris partai ini lebih besar dari kekuasaan rektor atau direktur BUMN tsb. Jabatan sekretaris partai di tingkat, distrik, kota atau propinsi lebih tinggi dari jabatan kepala distrik, walikota, atau gubernur. Hal yang menarik adalah istilah presiden dalam bahasa Mandarin. Untuk merujuk kata "presiden" dalam arti kepala negara, Bahasa Mandarin menggunakan istilah "zong tong." Tetapi untuk merujuk presiden Tiongko, istilah yang dipakai adalah "Zhu xi." Arti "zhu xi" itu sendiri adalah "ketua." Tentu orang sudah maklum bahwa "ketua" ketua yang dimaksud adalah ketua PKT. Hal yg sama juga berlaku dalam TPR (Tentara Pembebasana Rakyat), yaitu tentara di Tiongkok. Yg berhak menjadi anggota TPR haruslah anggota PKT. Silahkan lihat Konstitusi RRT untuk melihat kedudukan PKT dalam struktur pemerintahan di Tiongkok. Andreas
