Kesatria-kah seorang JK? Kalian tahu apa jawabnya kan?
Dalam hidup di dunia fana ini yang namanya prinsip dan
harga diri itu penting sekali!

Kita bisa lulus atau lolos, sukses atau gagal, jadi
seorang Obama atau kriminal, kaya atau gepeng, yang namanya
harga diri dan kehormatan harus ada selamanya....

Peribahasa tempo doeloe bilang "Lebih baik mati berkalang
tanah dari pada hidup bercermin bangkai",
atau tradisi Japanese Samurai yang memilih mati terhormat
dari pada hidup tanpa kehormatan.

Lawannya Obama ketika dikalahkan ia menerima kenyataan
dengan harga diri yang tinggi dan dihargai oleh siapa saja
(termasuk Obama)...
Kesatria-kah seorang JK? I don't need to tell you....

Salam
Las

--- On Tue, 14/4/09, Agus Hamonangan <[email protected]> wrote:

From: Agus Hamonangan <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kesatriakah Seorang Jusuf Kalla?
To: [email protected]
Received: Tuesday, 14 April, 2009, 11:15 PM











    
            
            


      
      http://nasional. kompas.com/ read/xml/ 2009/04/14/ 15021022/ Kesatriakah. 
Seorang.Jusuf. Kalla



JAKARTA, KOMPAS.com — Saat ini jiwa kesatria seorang Ketua Umum Partai Golkar M 
Jusuf Kalla tengah diuji. Berembus kabar, Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden 
RI itu tengah bermanuver untuk merapat kembali ke kubu Partai Demokrat setelah 
perkiraan perolehan suara partai berlambang pohon beringin pada Pemilu 
Legislatif 2009 melorot hingga kisaran 14-15 persen. Dengan demikian, takhta 
"juara umum" pada Pemilu 2004 pun terancam melayang.



Kemarin, misalnya, politisi asal Sulawesi Selatan yang lama malang melintang 
sebagai pengusaha itu mengunjungi calon presiden Partai Demokrat Susilo Bambang 
Yudhoyono di Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, sekitar pukul 
22.00.



Meski belum jelas substansi pertemuan kedua pemimpin nasional tersebut, diduga 
berkaitan erat dengan koalisi pada pertarungan Pilpres 2009. Padahal, 
sebelumnya saudagar Bugis itu telah menyatakan secara blak-blakan akan maju ke 
arena pilpres sebagai calon presiden.



Bahkan, beberapa waktu lalu, JK juga pernah bertandang ke rumah Ketua Umum 
Partai Demokrasi Indonesia Megawati Soekarnoputri, yang akan menjadi rival 
Presiden SBY pada pilpres tahun ini.



Langkah-langkah terakhir JK itu kemudian mengundang tanya. "Kalau dia seorang 
kesatria dan seorang Bugis, (seharusnya) dia tidak maju menjadi cawapres SBY," 
kata peneliti senior dari LIPI Ikrar Nusa Bakti.



Menurut dia, JK bahkan seharusnya mundur dari posisi Ketua Umum Golkar karena 
telah gagal mempertahankan gelar partai beringin sebagai kampiun seperti pada 
Pemilu 2004.



Mungkinkah SBY melirik JK sebagai kandidat cawapres? Menurut Ikrar, saat ini 
SBY masih menunggu rapat pimpinan nasional Partai Golkar yang akan 
diselenggarakan akhir bulan ini. Pasalnya, pada rapimnas tersebut turut dibahas 
tentang kepemimpinan di tubuh partai bernomor urut 23 tersebut.



Jika JK tidak mendapatkan dukungan dari mayoritas kader partai, tentunya sulit 
bagi SBY untuk melirik JK sebagai cawapresnya. Terlebih, masa kepemimpinan 
mantan kepala Badan Urusan Logistik di Golkar itu segera berakhir pada bulan 
Desember 2009.



Ditambahkan Ikrar, mantan Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tanjung dapat 
berpeluang menjadi cawapres mendampingi capres SBY. Politisi kawakan tersebut 
dinilai masih memiliki reputasi di Golkar karena berhasil membawa partai 
tersebut menjadi pemenang pada Pemilu 2004. Pasalnya, bagaimana pun juga SBY 
tetap membutuhkan Partai Golkar.



Jika SBY kembali terpilih menjadi presiden, dirinya tentu membutuhkan dukungan 
yang kuat di parlemen agar pemerintah tidak mudah diombang-ambingkan. "Partai 
Golkar adalah satu-satunya partai nasional besar yang berpeluang berkoalisi 
dengan Partai Demokrat di parlemen," tandasnya.



HIN 




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      Yahoo!7 recommends that you update your browser to the new Internet 
Explorer 8.Get it now.

Kirim email ke