Waduh........jangan sampai berubah semuanya jadi hitam saja, soalnya Kilimutu 
adalah salah satu tempat wisata di Indonesia yang belum saya kunjungi, dan 
sudah ingin sekali pergi melihatnya. Sampai-sampai uang "jadul" lima ribuan 
yang ada gambarnya danau-danau Kilimutu tak simpan terus. Ntar jika selalu 
berubah, gak sama dong ya, dengan warna-warna yang diuang lima ribuan itu?
 
Saya berdoa semoga warna akan kembali seperti semula dan tetap indah, termasuk 
juga agar Indonesia tetap jaya. Alam selalu mengingatkan penduduknya setiap 
kali, hanya manusia-manusianya saja yang kurang mengerti dan teliti.
 
Salam,
Yuli

--- On Fri, 5/22/09, Agus Hamonangan <[email protected]> wrote:


From: Agus Hamonangan <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Danau Kelimutu Berubah Warna, Bakal Ada Apa Ya?
To: [email protected]
Date: Friday, May 22, 2009, 3:05 AM








Laporan wartawan KOMPAS Samuel Oktora

http://regional. kompas.com/ read/xml/ 2009/05/21/ 18293627% 20/danau. 
kelimutu. berubah.warna. bakal.ada. apa.ya

ENDE, KOMPAS.com - Air Danau "Triwarna" Kelimutu, di Kabupaten Ende, Flores, 
Nusa Tenggara Timur berubah warna. Perubahan warna itu terjadi pada kawah Tiwu 
Ata Polo dan Tiwu Nua Muri Koo Fai. Tiwu Ata Polo yang biasanya berwarna 
cokelat tua kehitaman kini telah berubah warna menjadi hijau tua, sedangkan 
Tiwu Nua Muri Koo Fai dari hijau muda berubah menjadi hijau kebiru-biruan. 
Sementara satu danau yang lain, Tiwu Ata Mbupu warnanya masih seperti biasa, 
hijau tua kehitaman.

Menurut Koordinator Teknis Balai Taman Nasional (BTN) Kelimutu Dwi Sutantohadi, 
Kamis (21/5), perubahan warna danau itu telah terjadi sejak Desember lalu.

"Kejadian seperti ini merupakan fenomena alam, jadi jangan dikaitkan dengan 
hal-hal mistik. Perubahan warna danau karena proses unsur kimia tanah yang 
merupakan bagian dari aktivitas gunung api," kata Dwi.

Dwi menegaskan hal itu karena ada kecenderungan fenomena alam seperti ini bagi 
sebagian masyarakat Ende-Lio diyakini sebagai tanda atau peringatan alam yang 
harus diperhatikan, misal akan terjadi bencana atau juga dikaitkan dengan 
suksesi kepemimpinan seperti pemilihan presiden Juli nanti.

Pasalnya pada Mei 1997 terjadi perubahan warna, Tiwu Ata Polo dari sebelumnya 
cokelat maupun hijau tua menjadi merah hati, Tiwu Ata Mbupu dari cokelat tua 
dan hitam berubah menjadi hijau kecokelatan, sedangkan Tiwu Nua Muri Koo Fai 
dari biru, maupun hijau muda berubah menjadi putih telur asin. Kejadian itu 
lalu dikait-kaitkan sebagai tanda perubahan besar kejadian tahun 1998 
lengsernya Presiden Soeharto.

















      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke