http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/06/25/1401305/Wah...Hampir.Separuh.BlackBerry.di.Indonesia.Barang.Ilegal



JAKARTA, KOMPAS.com — Ponsel cerdas BlackBerry memang tengah booming di 
kalangan masyarakat Indonesia. Namun, siapa sangka jika hampir separuh dari 
BlackBerry yang beredar di Indonesia ilegal. Pengakuan ini datang dari salah 
satu operator yaitu PT Excelcomindo Pratama Tbk (EXCL).

Manager Broadband BlackBerry & 3G PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) Handono 
Warih mencatat, sedikitnya separuh BlackBerry yang beredar di pasaran adalah 
ilegal. Saat ini, BlackBerry yang sudah beredar di pasar diperkirakan mencapai 
425.000 unit.

Dari jumlah ini, 250.000 unit disalurkan secara resmi oleh tiga operator 
telekomunikasi, yakni Excelcomindo, PT Indosat Tbk (ISAT), dan PT Telkomsel. 
Dengan demikian, ada 175.000 unit BlackBerry yang berasal dari pasar gelap atau 
black market.

Ujungnya, Departemen Perdagangan kini akan menurunkan tim guna mengawasi 
peredaran gadget tersebut. "Tim akan dibentuk segera," ujar Dirjen Perdagangan 
Dalam Negeri Depdag Subagyo, di Jakarta, Kamis (25/6).

Subagyo melanjutkan, hingga sekarang, Depdag masih melakukan pengawasan 
terhadap peredaran barang yang impor sesuai aturan Permendag No 56 Tahun 2009. 
Barang itu adalah garmen, sepatu, mainan anak, elektronik, makanan, dan 
minuman. "Tapi kalau ada permintaan atau kasus tertentu seperti BlackBerry yang 
di luar ketentuan, Depdag bisa menurunkan tim untuk melakukan pengawasan di 
pasar," katanya. (Epung Saepudin/Kontan)

Kirim email ke