Kalau SBY terpilih lagi, bersama Boed dan Sri Mulyani sudah pasti Menkeu nya
juga seorang ekonom neoliberal. Tim ini dalam lindungan kekuasaan tertinggi
akan makin menelikung rakyat serta bangsa Indonesia keseluruhan untuk terus
berada dalam lumpur keterpurukan. Status quo ditentukan oleh asing dan bisnis
keluarga para oligarki terkaya. Dan, SELAMAT TINGGAL EKONOMI PRO RAKYAT.
2009-06-29 SP
Calon Menkeu SBY
Hal penting yang tak luput dari perhatian publik seiring dengan pelaksanaan
Pilpres tahun ini adalah siapa yang akan masuk ke dalam jajaran kabinet
pemerintahan baru periode 2009-2014. Salah satu pos kementerian yang strategis
adalah menteri keuangan (Menkeu), mengingat peran sentralnya dalam merumuskan
kebijakan ekonomi, terlebih dalam situasi mengatasi dampak krisis keuangan saat
ini.
Sri Mulyani Indrawati, yang kini menjadi Menkeu di Kabinet Indonesia Bersatu di
bawah komando Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dipersiapkan menempati pos baru,
menjadi Gubernur Bank Indonesia menggantikan Boediono yang dipinang SBY menjadi
cawapres. Lantas, siapa pengganti Sri Mulyani bila kelak dia benar-benar
menjadi gubernur bank sentral, dan SBY, sebagaimana prediksi banyak pihak,
kembali memenangi pilpres?
Berdasarkan informasi, sejumlah nama pakar ekonomi, baik yang kini berada di
dalam pemerintahan, tim sukses capres SBY, maupun di luar pemerintahan, santer
disebut bakal memimpin pos di Lapangan Banteng (Kantor Depkeu).
Dari kalangan dalam pemerintahan di antaranya Mulia Nasution (Sekjen Depkeu)
dan Anggito Abimanyu (Kepala Badan Kebijakan Fiskal). Dari kalangan ekonom tim
sukses SBY, seperti Chatib Basri, Raden Pardede, dan M Ikhsan. Sedangkan, dari
luar terdapat nama mantan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Bambang
Brodjonegoro. [A-17]
__________________________________________________________________
The new Internet Explorer® 8 - Faster, safer, easier. Optimized for Yahoo!
Get it Now for Free! at http://downloads.yahoo.com/ca/internetexplorer/
[Non-text portions of this message have been removed]