Sesaat setelah peristiwa 911 dimana dua pesawat dibajak serta ditabrakkan ke gedung WTC, Presiden AS, saat itu, George W. Bush, memberikan pernyataan singkat, yakni:
1. peristiwa tersebut merupakan tragedi nasional, 2. menjelaskan bahwa itu adalah serangan teroris, 3. menyatakan koordinasi telah dilakukan kpd sejumlah pejabat terkait untuk melaksanakan penyelidikan menyeluruh, 4. menegaskan bahwa bangsa AS tidak akan menolerir terorisme, 5. dan berbelasungkawa serta berdoa. Bisa dicek di situs http://www.americanrhetoric.com/speeches/gwbush911florida.htm Salam, Patrick Hutapea --- In [email protected], Ignas Iryanto <ignas_irya...@...> wrote: > > Ketika Bom pecah di London, Blair berpidato dengan empat poin ini: > > 1. Berbelasungkawa. > 2. Menenangkan rakyat inggris agar tidak panik. > 3. Menenangkan dunia agar yakin bahwa investasi dan bisnis mereka tidak akan > terganggu. > 4. Memerintahkan aparat untuk segera bertidndak dan melaporkan dalam suatu > tenggat waktu hasil kerja mereka. > > Tidak lebih tidak kurang. Tidak ada kecengengan dalam pidato itu walau ada > kesedihan. > > Tidak semua temuan inteligen adalah fakta. Tidak semua fakta adalah > kebenaran. Tidak semua kebenaran harus diungkap ke publik. Bagaimana memilah, > itu harus menjadi tanda kearifan, ketegasan dan kewibawaan seorang kepala > negara. > > Apakah pidato kemarin seperti itu ? Kita masing masing dapat menilai. Buat > saya, jelas jauh panggang dari api namun saya tida mau berdebat soal ini > dengan pihak pihak penganggum SBY. > > > Salam, Ignas Iryanto >
