http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/07/23/13190156/kami.tidak.takut.ayo.bersatu.lawan.terorisme


KOMPAS.com — "KAMI TIDAK TAKUT. We are not affraid. Fight terrorism!" Begitulah 
seruan yang kini menggema di Twitter sejak dua bom meledak di Mega Kuningan, 
Jumat (17/7) silam.

Para pengguna Twitter dari Indonesia berlomba-lomba untuk memasang bendera 
merah putih di ujung kanan foto profilnya atau melakukan overlay bendera Merah 
Putih. Semua hanya dilakukan dengan langkah mudah karena ada sukarelawan global 
yang membuatkan aplikasinya.

Semua pun ramai-ramai memasang tag #indonesiaunite di pesannya. Saat ini malah 
sudah disediakan aplikasi khusus agar setiap posting langsung diberi tag 
tersebut. Sampai-sampai #indonesiaunite sempat nongol di tag terpopuler di 
Twitter.

Indonesia Unite kini malah telah menjadi gerakan di berbagai komunitas sosial 
di dunia maya. Tak hanya di Twitter, tapi juga di Facebook. Bahkan sudah ada 
situs Indonesia Unite.

Menurut Enda Nasution, yang dikenal sebagai Bapak Blogger di kalangan netter, 
gerakan tersebut datang seketika begitu teror bom kembali terjadi di Indonesia. 
Gerakan tersebut tidak diorganisasi kelompok tertentu.

"Spontanitas saja sehingga tidak ada yang memiliki. Gerakan ini adalah milik 
bersama," ujar Enda. Ia mengatakan bahwa sampai saat ini pun sepertinya belum 
ada yang punya rencana untuk membuat gerakan Indonesia Unite menjadi 
terorganisasi dengan membuat pengurusnya sehingga lebih terstruktur.

Ia mengatakan, gerakan tersebut bermula dari posting seseorang di Twitter yang 
menggunakan kata-kata #indonesiaunite. Kemudian hal tersebut diikuti oleh 
banyak pengguna Twitter lainnya yang kesal, geram, marah, dengan ulah 
pengeboman. Secara spontanitas terbentuklah gerakan Indonesia Unite.

Indonesia Unite adalah sebuah gerakan dari para netter yang menyatakan bahwa 
Indonesia bersatu dan tidak takut dengan ulah para teroris. Gerakan ini 
memiliki slogan "Kami Tidak Takut" yang terinspirasi oleh lagu karangan Panji 
Pragiwaksono yang kini menjadi theme song-nya.

Gerakan spontanitas yang digerakkan masing-masing komunitas ini dinilai 
efektif. Di Facebook saja, grup #indonesiaunite sudah diikuti lebih dari 60.000 
orang hanya dalam waktu kurang dari seminggu. Entah berapa puluh ribu atau juta 
lagi yang akan bergabung nanti, gerakan ini telah menyatukan orang Indonesia 
untuk membela Tanah Air-nya. Ayo bergabung lawan terorisme!

M7-09


Kirim email ke