Laporan wartawan KOMPAS Indira Permanasari S

http://oase.kompas.com/read/xml/2009/07/24/02324046/Mochtar.Lubis.Award.untuk.Karya.Jurnalistik.Bermutu..



JAKARTA, KOMPAS.com-Penghargaan Mochtar Lubis Award kembali dianugerahkan 
kepada para jurnalis yang karya-karyanya terpilih sebagai pemenang.    

Untuk kategori liputan terkait pelayanan publik Akal-Akalan Biaya Admin Listrik 
karya Nunuy Nurhayati, Philipus Parera, Yosep Suprayogi dari Republika keluar 
sebagai pemenang.

Untuk kategori penulisan feature penghargaan diberikan Ahmad Arif dan C. Wahyu 
Haryo PS dari Harian Kompas dengan karya Jejak Hitam di Jalan Sutra. Pemenang 
kategori foto jurnalistik jatuh kepada Boy T Harjanto dari Harian Indopos. 
Sedangkan, Alan Maulana dan rekan-rekannya berhasil memeroleh penghargaan 
kategori liputan mendalam bagi wartawan televisi dengan karya Skandal Limbah 
PMI yang disiarkan Astro Awani.

Untuk kategori liputan investigasi pemenangnya Yuliawati dan rekan-rekannya 
dari Majalah Tempo dengan tulisan Panen Musim Gugur. Penerima Fellowship 2009 
ialah Widiyanto, Samiaji Bintang dan Ronny Zakaria dengan proposal Tragedi 
Kematian di Panti Laras: Menyingkap Meninggalnya Ratusan Pasien Gangguan Jiwa 
di Panti Laras Jakarta.

Direktur Program Mochtar Lubis Award, Ignatius Haryanto dalam sambutannya 
mengatakan, penghargaan tersebut diberikan dalam rangka meningkatkan kualitas 
karya para jurnalis di Indonesia. Perangkaian kegiatan seperti pendokumentasian 
karya finalis dan pemenang. Terdapat pula kunjungan ke sejumlah kampus di Pulau 
Jawa untuk menyebarkan buku kumpulan karya tersebut.     

Ajang itu diharapkan berkontribusi membangun dan mendorong lahirnya wartawan 
yang lebih unggul dalam menjalankan profesinya dan semakin etis, dan memelihara 
idealisme tertentu di dalam industri media nantinya.

 

 

Kirim email ke