http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/08/25/15051235/Malaysia.Janji.Tegur.Pembuat.Iklan.Tari.Pendet


JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Malaysia berjanji akan menegur rumah produksi 
(production house) yang telah membuat iklan pariwisata Malaysia dengan muatan 
budaya Bali, tari pendet, tanpa seizin Pemerintah Indonesia.

"Mereka sudah berjanji akan menegur rumah produksi yang membuat iklan itu," 
kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik di Jakarta, 
Selasa (25/8).

Pada Senin siang, pihaknya memanggil Kedutaan Besar Malaysia untuk Indonesia 
dan hadir Wakil Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Amran Mohammad Zin.

Pada kesempatan itu, Wacik melayangkan teguran keras terkait penggunaan tari 
pendet dalam iklan promosi wisata Malaysia di program Discovery Channel 
berjudul "Enigmatic Malaysia".

Dalam pertemuan itu, pihak Pemerintah Malaysia menjelaskan bahwa iklan tersebut 
dibuat oleh rumah produksi iklan swasta. Oleh karena itu, iklan itu tidak ada 
hubungannya dengan iklan pariwisata Pemerintah Malaysia. "Malaysia juga 
mengakui kalau pihaknya kurang melakukan pengawasan," katanya.

Pemerintah Malaysia sudah berjanji akan membuat teguran kepada rumah produksi 
pembuat iklan provokatif tersebut. Menbudpar juga meminta agar Malaysia segera 
menarik dan menghentikan iklan tersebut detik ini juga.

"Kami sudah melayangkan nota protes secara resmi ke Pemerintah Malaysia di 
Kuala Lumpur dan kami meminta agar Malaysia segera menjawab surat itu agar 
persoalan ini lekas selesai," katanya.

Kirim email ke