Ha...haa..haa...bukan demam panggung, mas? Tetapi "KEHILANGAN PANGGUNG", soalnya yang berdialog dipanggung dengan RAKYAT dan DENGAN BENAR adalah Komisi 8. Yang dimainkan anggota DPR Komisi III ini kan panggung "sinetron", biasanya panggung sinetron tersebut isinya "rubbish". Nah karena "momentum" untuk memainkan rubbish tersebut hilang, maka mereka jadi "meradang". Mulai menjelek-kan badan-badan lain yang membela kebenaran untuk rakyat. Jadi aneh kan? Yang dinamakan "ABDI RAKYAT" malahan membela badan hukum yang "borokan?" dan malahan mengkerdilkan dan menyepelakn rakyat banyak. Jangan mengemis-ngemis lagi minta dipilih, di Pemilu mendatang ya? Yuli
--- On Wed, 11/11/09, Adyanto Aditomo <[email protected]> wrote: From: Adyanto Aditomo <[email protected]> Subject: Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Komisi III DPR RI To: [email protected] Date: Wednesday, November 11, 2009, 9:36 AM Bung Fairuz, Jadi maksudnya anggota Komisi III itu sedang mengalami demam panggung??? Kalau Tim 8 disindir sebagai sedang mencari panggungnya sendiri, eeeeh anggota Komisi III DPR ketika panggung sudah diberikan malah demam. Ya sudah kalau kualitas para wakil rakyat cuma seperti itu. Mau bilang apa lagi??? Salam, Adyanto Aditomo
