pak maruf di kppn jakarta II,
anda berkata benar.....
terimakasih atas nasehat dan petuahnya 
mudik kemana pak maruf...
saya mungkin nggak bisa pulang nih,
maklum lah saya jauh dari jakarta...

salam kenal
zamzam
kanwil 26


--- In [email protected], "maruf_70" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> assalamualaikum wr.wb
> salam sejahtera buat seluruh punggawa perbendaharaan..
> 
> DAN PERJUANGAN ADALAH PELAKSANAAN KATA-KATA (W.S. RENDRA)
> 
> Salam reformasi!
> alhamdulillah reformasi di depkeu khususnya di djpbn sudah efektif
> berjalan. Ini patut kita syukuri karena ternyata djpbn tidak bergerak
> cuma di tingkat wacana tapi sudah dalam tahap pelaksanaan. Reformasi
> djpbn ini buat kita brother...!
> 
> Dalam perjalanan awal seperti skrg ini pasti ada kekurangan. Nothing
> is perfect!. Jadi mumpung puasa ayo kita sama-sama usung reformasi ini
> dengan segenap potensi kebaikan dalam diri kita dan pendam atau buang
> sekalian su'udzon dan potensi keburukan dalam kata, perilaku, dan hati
> kita....Ayo masing-masing kita muhasabah ato ngaca..apa kita sudah
> bener..sudah ikhlas dalam bekerja. Rasanya kalo liat diri kita...
> enggak mungkin sempat kita hujat sana-sini hanya untuk kepuasan nafsu
> sang lidah... Walaupun sudah benar dan ikhlas dalam bekerja ..tetap
> saja kita tak akan pernah pantas mencaci siapapun.
> 
> Mari kita coba untuk berfikir lebih positif, husnudzon, berkata lebih
> santun untuk kritik dan koreksi rasanya lebih manusiawi dibanding caci
> maki ala preman. Memang masih banyak yg perlu dibenahi termasuk di
> kantor pusat, dan itu tugas kita semua...bukan cuma urusan orang pusat
> yg sering ditumbalkan untuk segala kekurangan dan kekeliruan...Demi
> Allah saya tidak berniat menjilat siapapun.
> 
> Dan untuk lebih macho ada baiknya  setiap reply ato kirim tulis nama
> lengkap dan institusinya...
> Mari kita pertanggungjawabkan setiap kata.
> 
> MARUF
> KPPN JAKARTA II
> 
> --- In [email protected], semmar mendem <amukdewa@> wrote:
> >
> > Seharusnya, sebelum mereformasi ke daerah, kanpus harus mereformasi
> dirinya dulu, "introspeksi diri" gitu lho, kalo nggak ngerti
> introspeksi ya "muhasabah" ato kata orang jawa "ngoco dhisik". Waktu
> liat baca nama2 yang lulus seleksi prima lewat internet, saya seperti
> disambar petir aja, kenapa??? Karena saya melihat nama orang yang sdh
> nggak paham kerjaan kppn, rakus sama duit pungli, eeh lulus tes lagi,
> tp lalu saya sadar dan nggak kaget ketika saya ingat bahwa orang tsb
> kuat lobby nya ke pusat, tapi ya itulah realita di djpbn ini, kita
> kayaknya perlu banyak-banyak geleng2 kepala, maaf jika saya salah..
> >
> > ynt_rhy <ynt_rhy@> wrote:          Benar mas Sonto.. ternyata
> masih ada juga ya oknum Kanpus yang
> > berpikiran sempit dan kerdil spt itu..Seharusnya mereka harus di
> > reformasi total biar tidak menghambat iklim perubahan Depkeu cq.DJPB.
> > Gmn nih (maaf..)pak Siswo dan bu Anandy, ternyata Kanpus seb
>


Kirim email ke