ahhhh... kawan, sabar sebentar kawan.... setiap perubahan perlu proses. perlu waktu. perlu perjuangan. tidak semudah membalikkan telapak tangan. apalagi menyangkut masalah duit. duiiit. duiiiit. (kayak lagunya endang kurnia "DUIT")
tahukah kawan, apakah pimpinan dan pegawai di kanpus (terutama sekretariat) tinggal diam dan hanya memantau saja ? apakah mereka datang siang dan pulang sore tanpa berbuat sesuatu ? apakah mereka dianggap tidak memiliki komitmen untuk menjadikan djpb yang terbaik di depkeu ? kawan, sabar sebentar kawan. duiiiittttttt... duiiittttttttt. kawan, pimpinan di sekretariat dan teman2 subbagian penyusunan anggaran bekerja keras siang dan malam. bahkan sabtu dan minggu melakukan pembahasan intensif dengan anggota dewan kita yg terhormat. perdebatan pun terjadi. argumentasi bertebaran dalam ruangan saling menjatuhkan mental setiap orang yg melihatnya. berkat keahlian berdiplomasi "beliau" lah, kita dapat menikmati tkpkn baru dan rapelannya. tunjukkanlah (sedikit saja, gak perlu buanyak) sikap hormat dan ucapan terima kasih (walau rezeki Tuhan yg ngatur). terima kasih pak.... terima kasih buuuuu... terima kasih semua. kawan, sabar sebentar kawan duitttttttttt... duittttt... manfaatkan rezeki yg sudah di tangan. alhamdulillah. kok turunnya pas pada saat kita butuh banget yak. tiket pp ke kampung, dah beres. mo beli baju baru istri, anak, bokap, nyokap, adik, ponakan2 termasuk angpaonya, dah siap. tune up kendaraan (bagi yg niat bawa mobil) juga dah sip. ngung... ngung... mudik. sungguh dahsyat magnet hipnotismu. memang, lebih nyaman kalo mudik dengan kantong seperti kantong pejabat kita. huahahahhaha. astaghfirullah, gak boleh iri tapi pengen juga sihhhh...... oh ya... tuk tkt kppn p, dibawah komandan jendral sesditjen, dipimpin komandan kompi bagkeu, dan komandan pleton subbag pa sebagai pasukan tempurnya, (moga beliau tdk gugur dalam perang. hikhikhik) telah mengusulkan, memperjuangkan, dan merebut TKT kppn p. -- walau mereka sendiri dengan berat hati juga mengonsep dan mengetik besaran angka2nya. sebab apa ? sebab mereka sendiri tidak akan menikmatinya. kasihan yah... ibaratnya : tikus mati dalam lumbung-- "MASIHKAH MENGANGGAP BAHWA KANPUS BISA NYANTAI DAN TIDUR SIANG... ?" untuk itu kawan, ciptakanlah inovasi2 kreatif sehingga menghasilkan karya yg optimal. karya yg mampu membuat stakeholder tercengang. terkagum2. seperti halnya kalo kita pergi ke sebuah bank, datang tersenyum pulang lebih tersenyum. mengapa ? karena kita yakin punya duit di bank. mitra kerja kita pun tentu punya uang atau "claim" pada kppn. buatlah mereka datang tersenyum dan pulang tertawa terbahak-bahak. tapi jangan mencoba untuk menerapkan "uang tidak masalah namun masalah menjadi uang". (upss!!! yg terakhir abaikan aja yak...) ----- Pesan Asli ---- Dari: okalaksana <[EMAIL PROTECTED]> Kepada: [email protected] Terkirim: Rabu, 3 Oktober, 2007 3:55:26 Topik: [Forum Prima] Re: Pejabat ketiban Rejeki, Anak buah gigit jari Believe me the time will coming soon. Saya kira apa yang dijanjikan pejabat pasti akan datang.... --- In forum-prima@ yahoogroups. com, "Prapto" <[EMAIL PROTECTED] .> wrote: > > Remunerani telah terealisasi, KPPN Percontohan tlah
