Yth. Bapak H. S. Bambang Soeroso, S.H., M.Soc.Sc.
Kepala Kanwil DJPB
di Kota Cantik Palangkaraya
 
Waalaikumsalam Wr. Wb.

Terima kasih atas ucapan selamat hari raya dan doanya, Pak. Semoga Allah 
mengabulkan. Amin, bukan podo2 (Hari Ribowo, 2007). Semanten ugi ingkang putra, 
"ngaturaken sedaya kalepatan."

Hari ini mulai masuk kantor ya, Pak, kok milis kembali hingar-bingar? Saya 
yakin, Bapak bikin "open office" di Palangka dengan para staff.

Alhamdulillah, senang sekali bisa bersua dengan Bapak di "dunia maya" ini. 
Sejak kemunculan Bapak sebagai subasita, subasusal atau bad nose (sebelum ada 
"clue" SBS from the heart of Borneo), saya sudah nge-fans dan ada "chemistry" 
lho dengan tulisan Bapak karena "dingin-dingin empuk, tetapi tetap kritis dan 
berisi". Mulai dari komentar D-IV, dana APBN tidak masuk SBI, treasury people 
values, beda SE dan Perdirjen, Reog Jilid III & Mas Maryono, wong ndeso ra 
ngerti toto kromo, keganjilan dan kejanggalan karena dikejar hantu, dsb.). 
Sampai-sampai Pak Hari terkecoh mengira Bapak orang pusat. Pertamanya memang 
sulit menebak, apalagi Bapak menyuruh simpan dalam hati. Ditambah lagi, 
bahasanya seringkali "gaul banget" gitu loch. 

Dalam kesempatan ini, saya ingin mengucapkan terima kasih atas semua bimbingan, 
nasihat, dan kesempatan yang telah Bapak berikan saat menjadi anak buah Bapak 
selama di OTL (ora tahu leren). Sayang sekali, cuma bisa bersama dalam beberapa 
bulan. 

Saya selalu ingat saat Bapak berkata begini ke Pak Agus Suhairi,"itu si Kobir 
coba diajak menghadiri rapat". Saya juga ingin bisa meniru kebiasaan Bapak 
untuk sering tadarus Alqur'an dan sholat sunnah di saat lembur atau menunggu 
surat penting diproses. Semoga kita bisa ketemu lagi ya Pak tahun depan dalam 
kondisi yang jauh lebih baik. Semoga kita bisa makan bersama lagi. Mungkinkah?

"Mungkinkah...kita kan slalu bersama...walau terbentang jarak antara kita...kau 
kusayang...slalu kujaga ...tak kan kulepas slamanya...hilangkanlah 
keraguanmu...di saat kujauh darimu". 

Kapan-kapan kita bikin duet-maut saja Pak karena itu juga lagu kebangsaan saya 
waktu di Denpasar dulu. Tapi maaf..." para penonton, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, 
semuanya, suaraku serak-serak sember..aha. aha."

Pesan buat milisers, silakan simak baik-baik saat Pak 
Subasita/Subasusal3/BadNose menulis. Banyak hal yang bisa kita timba dari 
beliau. Tidak perlu jauh-jauh ke Inggris, tidak perlu menunggu usia 50 ke atas, 
tidak perlu menunggu jadi eselon II, tidak perlu bayar mahal-mahal. Sedot 
pengalaman dan pengetahuan dari beliau. Ambil yang baik-baik, tinggalkan yang 
buruk-buruk (ini teori maling sandal di masjid :)).

Akhir kata, salah khilaf mohon maaf.


Wassalamualaikum Wr. Wb.


Yours,

Kobir


----- Original Message ----
From: suba sita <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Monday, 22 October, 2007 12:27:25 PM
Subject: Balasan: [Forum Prima] SELAMAT MENYAMBUT LEBARAN untuk Mas Kobir dan 
keluarga

Assalamualaikum ww,

Selamat merayakan hari raya idhul fitri 1428 H, maaf
lahir dan bathin.
Hal yang sama pernah kami rasakan bersama keluarga,
ketika kami berada di tempat yang jauh dari tanah air
beberapa tahun yang lalu. 
Kami berkumpul bersama masyarakat Indonesia lainnya,
makan opor ayam dan lontong nasi (maklum gak ada kulit
ketupat), ada sambel goreng ati dgn pete (impor dari
afrika) sedap sekali rasanya.
Jadul yang namanya ati itu murah sekali, maklum orang
sana tidak mengkonsumsi, malah gratis. Orang Karibia
yang jadi jagal, tapi belakangan ketika banyak orang
Asia datang, mulailah ati punya harga.

Di tempat saya dulu ada masjid besar dg komunitas
muslim yang cukup besar. Jadi meriah juga.
Dulu sebelum mas Kobir berangkat, atw mau masuk
pendidikan, kita pernah makan bareng di ruangan saya
ya mas, itu saya masih ingat bener. Semoga cepat
selesai studinya dan balik ke tanah air. 

Wassalam,
SBS
Fr The Heart of Borneo





      Sick of deleting your inbox? Yahoo!7 Mail has free unlimited storage.
http://au.docs.yahoo.com/mail/unlimitedstorage.html


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke