Tentang mutasi ...?

ada seseorang berpakain rapi, berparfum semerbak, berwajah ceria, dan
naik sepeda motor kinclong pergi ke kantor dengan santai. 
pekerjaan di kantor mampu ia selesaikan dengan baik.
siang hari, saat istirahat, ia pun pulang ke rumah tuk sejenak
berkumpul keluarga sambil makan siang bersama.
menjelang pukul 1, ia pun berangkat kembali ke kantor tuk
menyelesaikan pekerjaannya sampai pukul 5 sore.
malam pun dilaluinya dengan berkumpul, belajar membesarkan anak, serta
belajar membina keluarganya.
begitulah rutinitas seseorang itu setiap harinya.
betapa bahagianya orang itu.

sementara, beberapa pula di seberangnya, ada seseorang yang berpakaian
sedikit tak rapi karena pakaian kantornya yg sudah dipersiapkan sehari
sebelumnya basah terkena air hujan akibat rumah kontrakannya bocor.
terlihat wajahnya sedikit lelah, dan parfumnya pun tidak sempat
disemprotkannya karena lupa membelinya.
pergi ke kantor ia laksanakan dengan baik sebagai hiburan untuk
menghapus kejenuhan daripada memikirkan keluarganya yang jauh di
seberang pulau.
saat istirahat siang, ia makan sesuai selera perut saat itu. 
kalo perut lagi mual krn magnya kumat akibat rindu keluarganya makan
siang itu bisa dilaluinya hanya dengan makan angin.
saat pulang kantor tiba, ia pun berjalan sedikit gontai karena akan
melewati malam harinya dengan sedikit canda bersama teman2 kontrakannya.
begitulah rutinitas orang itu setiap harinya.

pertanyaannya adalah, dimanakah posisi kita..?
saat kita merasakan senang, di seberang pulau ada teman kita yg
merasakan sedih.
saat kita merasakan sedih, di seberang pulau ada teman kita yg sedang
menikmati senang.

saat kita menikmati sedih, di seberang pulau ada teman kita yg ingin
terus mengharapkan senang.
saat kita ingin terus mengharapkan senang, di seberang pulau ada teman
kita yg ingin melepaskan sedih.

saat kita merasakan senang karena pernah menikmati sedih, di seberang
pulau ada seseorang yg baru merasakan sedih setelah menikmati senang.
saat kita menikmati sedih karena telah merasakana senang, di seberang
pulau ada seseorang yg baru merasakan senang setelah menikmati sedih.

penulis hanya mampu merenung tanpa mampu memberi komentar....
wassalam...


Kirim email ke