Syukur alhamdulillah, itu yg pertama-tama pantas kita
ucapkan.
Tapi jangan cepat berpuas diri. Krn yg namanya survey
itu pasti pakai metode sampling dan acak. Kl salah
ambil sample hasilnya bisa berkata lain. Kita masih
perlu terus berbenah diri, krn angkanya masih agak
jauh ke 100% (kl rangenya 0%-100%). Jadi perlu
ditingkatkan terus agar mendekati angka ideal 100%.
Tidak perlu pula menutupi kenyataan masih ada juga yg
belum bekerja dengan baik, masih ada yg mengharap
imbalan dr pihak yg di layani.
Namun demikian kelihatannya kita sudah berada di jalur
yg benar, dalam rangka reformasi birokrasi ini.
Kita masih prihatin kl masih sering mendengar di
beberapa tempat masih ada cerita2 kurang sedap.
Sekali lagi kita ucapkan selamat untuk DJPB untuk
menuju pelayanan yg lebih baik kedepan. IPK harus kita
genjot lagi agar lebih tinggi, dan semakin memuaskan
masyarakat. Ini tentu memerlukan kesadaran dari semua
pihak. Yang utama dimulai dari kita dulu dan kemudian
kerjasama dan memberi pengertian ke satker2 untuk
tidak memberikan imbalan apa2 untuk suatu pekerjaan yg
sudah menjadi tugas kita.
Yang barangkali lebih penting lagi, tentu saja yg
dimaksud dg pelayanan DJPb bukan hanya pelayanan KPPN
toh???.
Wassalam
Subasita
--- jamur_kuping <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> yah, mas kursus..
> survey ini mencakup lokasi :
> Jakarta, Medan, Surabaya, Balikpapan, dan Makassar
> jadi Pekalongan belon termasuk :D
>
>
> sebagai pemanasan, akhirnya saya dapat juga hasil
> surveynya.
> tingkat kepuasan berdasarkan Ditjen :
> 1. Ditjen Pajak (Puas 63%)
> 2. Bea Cukai (Puas 54%)
> 3. Ditjen PBN (Puas 76%)
> 4. DJKN (Puas 68%)
> 5. Bapepam/LK (65%)
>
> nanti malam, jika senggang mungkin akan saya tulis
> agak detil..
> :D
>
>
________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/