Kalau tidak salah bahwa dalam akuntansi ada istilah perkiraan (akun)
riil dan perkiraan (akun) nominal yang mana masing-masing mempunyai
perlakuan yang berbeda.  Kalau tidak salah lagi bahwa perkiraan
nominal merupakan perkiraan yang tercantum dalam laporan realisasi
anggaran yang mana pada akhir periode akan ditutup, sedangkan
perkiraan riil merupakan perkiraan yang tercantum dalam neraca dan
akan dibawa ke periode berikutnya sebagai saldo awal.

jadi kalau menurut saya untuk pembayaran belanja pembulatan pembayaran
 rapel gaji tetap kita gunakan akun pembulatan dan tidak perlu
dipisahkan antara antara yang tahun 2007 dengan 2008, karena semua
dibayar di tahun 2008, maka itu merupakan realisasi belanja tahun 2008. 

Begitu kira-kira menurut saya, kalau ada yang mau nambah lagi monggo,
dan barangkali ada yang salah bisa dikoreksi...
  

--- In [email protected], "jgledek" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> menyambung masalah akun pembulatan, saya ada pertanyaan nih.. Untuk 
> pembayaran rapel yang melewati TA. misal Pembayaran rapel Des 2007 
> s/d Januari 2008.
> Apakah harus dibedakan utk pembulatannya dengan memakai akun yang 
> berbeda atau harus dipisahkan dengan 2 SPM? satu pakai BPS (Des 
> 2007) dan 1 lagi pake BAS (Jan 2008).. Repot juga ya misahin angka 
> pembulatannya..
> 
> trimakasih.
> 
> > pembulatan minus masuk di potongan spm dengan mata anggaran 
> pembulatan
> > seperti biasa
> > 
> > On 2/24/08, Spider Smada_Makassar <spider.smada@> wrote:
> > > Mas Skalian Mau Nanya tentang adanya pembulatan "minus" pada 
> gaji.
> > > Itu menggunakan mata anggaran berapa yah??
> > > Apakah mirip tahun2 kemarin (kalo ada pembulatan minus masuk ke 
> kolom
> > > potongan?)
> > >
> > >
> > >
> > > Makacih atas bantuannya
> > >
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> > >
> > 
> > 
> > -- 
> > =================================
> > Gautama Seti
> > Financial Advisor
> >
>


Kirim email ke