Ass.Wr.Wb. Dear Milliser, Dalam perjalanannya Forum-Prima tampak makin mengundang minat jajaran staf DJPBN, baik sebagai media saling tukar informasi maupun penyampaian kritik, saran dan opini. Aturan main juga telah dibuat dan diketahui oleh setiap peserta. Ke depan media ini pasti akan makin banyak diminati dan tentu akan menambah kesibukan moderator. Sementara itu di forum ini pernah disinggung, antara lain oleh Bapak Subsita, tentang perlunya Dewan Redaksi Situs DJPBN. Dengan adanya Dewan Redaksi, situs diharapkan makin bersinar dan artikel-artikel yang muncul juga makin berbobot. Memang tampak, situs yang menjadi media penyebaran informasi tentang perbendaharaan terkesan kering, hanya seputar peraturan-peraturan yang dikeluarkan tanpa ada berita, artikel, opini dan sejenisnya. Melalui milis ini saya menghimbau kepada pimpinan DJPBN, kiranya gagasan tentang pembentukan Dewan Redaksi situs DJPBN dapat ditindaklanjuti. Dewan Redaksi situs DJPBN, dalam pelaksanaannya bisa saja disatukan dengan Dewan Redaksi Majalah Treasury. Bidang tugasnya saja yang diperluas dan sekaligus bertanggung jawab sebagai moderator Forum Prima. Dengan tersebarnya unit-unit vertikal DJPBN, Dewan Redaksi ini tentu saja mempunyai counterpart di setiap Kanwil / KPPN, sehingga arus informasi tentang daerah dapat diliput oleh kontributor daerah dan di sisi lain dapat media pertukaran informasi juga makin efektif. Satu hal lagi, beban tugas moderator Forum Prima selaku filter dapat lebih tegas diatur dan jelas batasan-batasannya. Saya mengajukan usul ini karena melihat, dari hari ke hari, situs DJPBN makin kurang menarik untuk dikunjungi sedangkan Forum-Prima justru makin berkibar. Saya amati, banyak artikel-artikel berbobot yang ditulis oleh Bapak Pakerti Hutomo Kinaryo, Bapak Budi Santoso, Bapak Subasita, Bapak Hari Ribowo, Bapak Hendra Andriwardhana dan yang lain, justru muncul di Forum Prima. Itu usulan saya dari bumi Anoa, Kendari, Sultra. Sangat diharapkan pendapat dari rekan-rekan milliser lain.Terimakasih.
Wassalam, Yangkung
