Assalamu'alaikum Q-Nope. Juga temen-temen yang pernah gak diizinkan kuliah DIII Khusus atau DIV.
QQ, Saya sudah kirim file pengumuman penerimaan DIII /DIV tahun 2009 ke alamat email di [EMAIL PROTECTED] Kalo gak sampe tolong kasi tau aku, soalnya aku ragu pake yahoo.com apa yahoo.co.id. Pada acara pembukaan TOT Program Percepatan Akuntabilitas Keuangan Pemerintah Angkatan ke-2 Senin lalu, Pak Hekinus Manao mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat akan diadakan kembali diklat percepatan akuntabilitas keuangan pemerintah yang diikuti oleh sekitar 7600 (saya lupa 7600 satker atau pegawai) dari 21.792 satker yang ada. Tentunya kegiatan seperti itu akan membutuhkan banyak tenaga pengajar yang dijaring lewat TOT. Disini saya melihat betapa besarnya peluang tenaga-tenaga lulusan Prodip spesialisasi akuntansi untuk menjadi trainer dengan terlebih dahlu mengikuti TOT. Fakta lain membuktikan bahwa banyak ditemui pengelola anggaran di berbagai satuan kerja yang tidak berlatar belakang ilmu keuangan. Misalnya, di Departemen kesehatan, pengelola keuangan dikerjakan oleh orang yang memiliki latar belakang pendidikan keperawatan. Di departemen Agama, bendaharanya berasala dari lulusan IAIN, dan lain-lain. Melihat hal tersebut di atas, saya akan sangat mendorong sekali teman-teman, baik yang baru akan mencoba peruntungannya maupun yang pernah 'ditunda' keberuntungannya, untuk mendaftar test DIII/DIV ini. Kita semoga data dan fakta yang saya gambarkan di atas dapat menjadi pintu pembuka kebijakan pimpinan kita di Pusat yang akan memberikan peluang kembali mengikuti pendidikan DIII/DIV STAN. Kalaupun dalam penerimaan kali ini ada persyaratan harus menyertakan Surat Izin dari pejabat Sekretaris Es. I masing-masing, saya yakin maksud persyaratan itu hanya sekedar untuk memenuhi tertib administrasi di Pusat. Yang penting prosedur kita jalankan, silakan segera ajukan permintaan izin secara hirarkis melalui kepala kantor kita-ke kanwil-ke Pusat, agar tidak melewati batas terakhir pendaftaran. Saya juga pernah mendengar seorang mengatakan untuk tidak berharap lagi pada pendidikan DIII/DIV Stan seraya menganjurkan untuk ikut bersaing ambil S1 beasiswa ataupun kuliah di luar dengan biaya sendiri. Beliau beralasan bahwa yang dibutuhkan instansi kita adalah pegawai dengan latar pendidikan yang menghasilkan lulusannya punya pandangan ke depan, visioner. Oleh karena itu ambil kuliah di manajemen misalnya. Saya sendiri kurang begitu sependapat dengan argumen tersebut. Menurut saya pendidikan apapun yang diikuti oleh seorang pegawai, pasti akan sedikit banyak merubah cara pandang orang tersebut terhadap permasalahan yang dihadapi. Pemikirannya akan rasional dan beralur. Akan berbeda sekali dengan sebelum kuliah. Meskipun yang bersangkutan kuliah di DIII/DIV, bukan murni S1. Saya bukan bermaksud membela almamater sendiri, namun hemat saya, janganlah membuang kesempatan dengan hanya berharap mengikuti S1 beasiswa DJPBN sementara kesempatan untuk mengikuti DIII/DIV ada di depan mata. Marilah kita ambil hikmah dari kejadian tahun 2007 kemarin, semoga saja hal tersebut tidak terulang lagi. Melihat adanya persyaratan harus menyertakan surat izin sekretaris Es. I, menurut feeling saya, insya Allah pimpinan kita di Pusat akan mengizinkan pegawai yang lulus untuk ikut kuliah. Ini feeling aja loh!! semoga feeling saya gak salah. Kita tunggu saja. Rahman060089216 Hotel Alila, Jakarta --- In [email protected], Q-Nope <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > *hmmmm.... > kembali terdengar buka-an D4 akuntansi dan DIII Khusus.... > man.....rasa sakit itu kok balik lagi...hikz... > > Jadi ngomong-ngomong, itu donlot pengumuman kok QQ cari di > www.bppk.depkeu.go.id tapi kok ga ada... > tepatnya ada dimana yaa.....? > > Ngomong2 niiiihh......... > Yang pengumuman Beasiswa S1 bakal ada ga ya tahun ini....? > kalo ada, mohon info-nya dooong.......... > > soalnya, asli...nih anak muda males kalo ikutan D4 lagi, tahu2 ga boleh > kuliah [lagi]....akh.... > jadi mohon kalo ada yang punya info soal S1......segera posting yaa.... > > makasih banyak........ > >
