Kita semua yang di KPPN Percontohan insya Alloh masih memegang kuat komitmen
bersama kita untuk selalu memberikan pelayanan dan pengabdian yang terbaik,
bersih dari segala gratifikasi dan pungutan, tapi bagaimana  dengan "Saudara
Tua" Kanwil - Kanwil DJPB kita, (mudah-mudahan yang saya dengar tidak benar)
karena gini banyak Satker yang bercerita bahwa untuk merevisi DIPA2,  satker
masih  diminta "sumbangan sukarela"  oleh oknum di Kanwil DJPB padahal
banyak  kesalahan  DIPA  terjadi bukan karena kesalahan meraka tetapi karena
"salah cetak" saja misalkan kesalahan kode wilayah, kesalahan kode KPPN,
dsb.

Bagaimana kanwil mau membina kita kalau mereka (oknum-oknum tertentu) masih
"perlu dibina"???

We love U DJPB


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke