Saya tertarik untuk menulis e-mail langsung ke pejabat-pejabat kita
seperti yang dilakukan Endah Marty. Berharap bisa dapat balasan
langsung terkait permasalahan tugas pekerjaan yang dipertanyakan,
atau tanggapan atas informasi yang kita sampaikan. Bukan berarti
milis ini akan ditinggalkan begitu saja. Saya yakin banyak manfaat
yang bisa diambil dari adanya milis. Untuk itu, buat Endah Marty atau
miliser lainnya yang punya alamat email pejabat kita boleh saya minta
atau dishare di milis ini. Atas kebaikannya diucapkan terima kasih.
--- In [email protected], endah marty <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>
> Dear milisers....
> sekedar berbagi info ya...
>
> Saat kunjungan kerja Dirjen Perbendaharaan yang didampingi
Sekretaris Ditjen PBN dan jajaran eselon III lingkup Setditjen PBN ke
Kanwil II Medan akhir bulan April kemaren, Pak Herry menegaskan agar
kita jangan segan-segan menyampaikan masukan langsung ke email
beliau: [EMAIL PROTECTED], dan beliau menegaskan: "tapi jangan ke
milis ya!". Nah, dari ucapan beliau itu saya berpendapat, bahwa para
pimpinan kita di kantor pusat sepertinya "kurang suka" dengan isi
milis yang seringkali cenderung mengungkapkan hal-hal kadang (maaf)
menghujat orang lain atau keputusan pimpinan. Tapi saya yakin, bukan
milis forum-prima ini yang beliau maksud, karena sejak saya jadi
anggota, saya merasa milis kita ini bukan berisi yang demikian.
> yang saya tahu, ada milis yang sudah ditutup, dan ada juga pegawai
kita yang entah menulis tentang apa, tetapi kemudian tulisan itu
dikirim dengan alamat: [EMAIL PROTECTED] (CMIIW), sehingga semua kppn
mendapat pesan tersebut dan "seolah-olah" menjadi isi suatu milis.
Mungkin hal ini yang beliau maksud dalam ucapan beliau "tapi jangan
ke milis ya!" di atas.
>
> Nah, kembali ke topik "tindak lanjut forum prima", beberapa waktu
yang lalu saya ada meneruskan diskusi di milis ini ke email Direktur
APK ([EMAIL PROTECTED]), yaitu mengenai akun 573111 vs 573119, ikut PKN
atau APK?
> Alhamdulillah, email saya ke pak Hekinus selama ini selalu dibalas
dan ditanggapi oleh beliau, termasuk email2 saya ke Pak Herry juga
demikian.
> Untuk email tentang 573111 vs 573119 tsb., saya sudah mendapatkan
fax langsung dari Kanpus yang merupakan tindaklanjut dari disposisi
Direktur APK, yaitu berupa Nota Dinas dari Kasubdit Akuntansi Pusat
kepada Direktur APK. Hanya saya belum sempat scan Nota Dinas tersebut
sehingga belum bisa saya share ke anggota milis ini. Mohon maaf ya....
> Dengan demikian, kesimpulan dari tulisan saya ini adalah bahwa,
para pejabat di kantor pusat sepertinya lebih "appreciate" terhadap
masukan yang disampaikan langsung ke email pejabat tersebut,
dibandingkan harus membaca isi milis yang mungkin dalam sehari bisa
puluhan email yang masuk di milis tersebut (mungkin juga terkait
dengan waktu yang beliau miliki untuk membaca email yang masuk ke
email account beliau).
> Jadi mungkin bila memang kita sangat memerlukan tanggapan yang
sesuai dengan harapan kita, sepertinya kita lebih baik
menyampaikannya langsung email ke pejabat yang berwenang.
> Dan terus terang, saya telah melakukan hal itu walaupun masih hanya
untuk hal-hal/topik yang saya menguasainya (spt masalah Akun tadi).
Karena bila saya menyampaikan hal/topik yang saya tidak kuasai, saya
takut justru jadi bumerang bagi diri saya sendiri.
> Buat Pak Ary Nugroho, Kasubdit Akuntansi Pusat, apakah kiranya Nota
Dinas ke Direktur APK yang saya maksud di email ini dapat di upload
ke milis, untuk diketahui oleh anggota yang lain.
> Kan Pak Ary punya filenya, sedangkan saya harus scan dulu baru bisa
meng-upload. Thanks in advance.
>
> Demikian, sekedar info dari saya. Mudah-mudahan bermanfaat, dan
mohon maaf bila ada yang kurang berkenan.
>
> Salam,
>
>
> To: [EMAIL PROTECTED]: [EMAIL PROTECTED]: Tue, 13 May 2008 02:42:18
+0000Subject: [Forum Prima] Re: Tindak lanjut Forum-Prima
>
>
> .
>
>
>
>
>
>
> _________________________________________________________________
> Easily edit your photos like a pro with Photo Gallery.
> http://get.live.com/photogallery/overview
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>