ESN: sabaar mas...(akkkhh, gw ga akan menyampaikan saran ngaco kaya gitu!!) wajar banget mas gatot dan rekan2 marah! saya rasa siapapun diposisi mereka pasti marah, karena saya rasa "sebuah kesempatan" sangatlah mahal harganya, mungkin lebih mahal daripada ongkos serui-jayapura yang terpaksa kami tempuh dengan pesawat..
tapi tanpa menaruh prasangka kepada rekan2 di kantor pusat, kamipun (kontingen serui, dan daerah papua lainnya) sebenarnya menyayangkan pengumuman2 seleksi beasiswa (yang dari awal serba mendadak2 dan terburu-buru) pertama, tentang berkas (surat pernyataan, rekomendasi, dll) bayangkan saja kami mengirim dari hari selasa, 10 juni (seminggu setelah pengumuman) tapi sampai tanggal 21 juni berkas kami belum sampe kanwil, padahal kami sudah menggunakan ekspedisi Merpati (bukan pos reguler), untungnya rekan2 di kanwil jayapura sangat kooperatif, jadilah kami memfax 34 lembar berkas kami tersebut, setelah diusut bukan kami saja tapi rekan2 di biak juga demikian, bayangkan kalo harus benar2 berkas fisik yang harus diterima, bisa batal semua kedua, tentang jadwal ujian, pada hari senin 16 Juni, kami mendapat telepon (telepon bukan surat) dari rekan di kanwil jayapura bahwa ada informasi (via telepon juga dari bagian pengembangan) bahwa ujian akan diadakan hari sabtu tanggal 21 juni, kontan kami kaget (karena jujur saja tidak ada kapal ke jayapura minggu itu, kapal telah berangkat pada hari minggu malam, 15 juni), jadi kami terpaksa naik pesawat, yang klo dihitung2 mgkn bisa sampai 1,5 juta sekali jalan (itupun hanya sampai bandara sentani) hari itupun kami mencari informasi di bagian pengembangan, dan benar ada jawaban demikian, katanya "sampai hari ini, insyaallah ujian akan dilaksanakan hari sabtu", tapi begitu kami tanya suratnya, rekan di pengembangan menyampaikan..suratnya akan menyusul...astaga!!!jadi masih buram gambaran pasti atau tidak tes tanggal 21 tsb, tapi akhirnya kami nekad aja, daripada ketinggalan tes lebih baik sampai lebih dulu (disini pesawat belum tentu terbang setiap hari bos!), akhirnya kami menghadap KK, untungnya KK kami sangat kooperatif ttg hal2 begini, beliau tidak keberatan kami berangkat (walau beliau jg btanya ttg surat definitifnya, dan sempat khawatir kalau2 tesnya diundur), tapi berbekal informasi (YANG SEMUANYA DARI TELEPON) yang kami dapat, kami akhirnya tetap berangkat menuju biak (pada hari selasa, 17 juni) dan terbang dari biak, rabu 18 juni sampai di sentani nb: setelah tau info tsb hari senin, saya sempat mhubungi teman saya di barabai, supaya dia jg cari informasi, tyt di kanwil banjarmasin blum ada informasi, saya sempet bingung juga apa ga semua kanwil yg ditelepon oleh kantor pusat ??? ketiga pengumuman definitif mengenai jadwal ujian saya terima informasinya juga dari teman kanwil, kira2 kamis sore, bahwa sudah di upload di web perbendaharaan, dan syukur banget kalo biaya perjalanan diganti (walau hanya 1 kali keberangkatan), sempat juga beredar kabar bahwa mgkn formatnya seperti BLT, jadi nilainya sama, bukan berdasar nilai riil, dan ada juga teman dari poso (thanks 'no) yang repot2 mhubungi saya, dan dy bilang khawatir tmn2 di serui ga berangkat tes, akkh...benar2 mengharukan...halaaah :D tapi pesan moral posting yang panjang ini adalah: 1. buat rekan2 kanpus: SERIOUSLY MAN!! PIKIRKANLAH JIKA ANDA DI POSISI KAMI!! JAUH SECARA GEOGRAFIS, MINIM SARANA dan MAHAL, jadikan juga sebagai pertimbangan untuk memutuskan hal2 yang bersifat strategis bagi pegawai, kami tidak menginginkan perlakuan lebih, hanya perlakuan yang pantas (proporsional) sesuai dengan keadaan yang bener2 kami alami disini (apa mau dipanjangin dengan tambahan postingan pak Suba sita lagi? :) )terus kalo ada info, langsung aja telpon temen2 yg kira2 akan kesulitan kalau tau secara mendadak, kami sangat menghargai informasi2 yang penting tersebut 2. buat rekan2 yang berada di daerah sulit: KITA JUGA HARUS AKTIF!!jaman sekarang sulit untuk terlalu mengandalkan orang lain, akhirnya mungkin kita hanya akan memaki orang tersebut (terlepas karena orang itu tau atau tidak tau bahkan peduli atau tidak peduli akan kondisi kita), jalin komunikasi yang baik dengan rekan2 di semua pelosok, juga di kanwil, dan untuk TIDAK MALU BERTANYA SELAGI ADA RUANGNYA, kalau tidak salah di pengumuman itu ada nomor telepon yang bisa dihubungi, saya aja uda pernah telepon sekitar 5 kali ke pengembangan, menanyakan beberapa hal, termasuk jadwal ujian (itupun tekadang ada tman lain yg menelepon) Salam damai dari Serui ESN gatot prasetyo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Berikut kami teruskan kekecewaan teman2 yang tidak bisa mengikuti test s1/s2, semoga bisa menjadi perbaikan untuk masa mendatang: "Kami di daerah kecewa bgt,dengan kebijakan Pusat (Pengembangan Kepegawaian)yg dengan seenaknya membuat jadwal test beasiswa S1/S2 internal tanpa mempertimbangkan kami yg ada diplosok, coba bayangkan kami baru tahu pengumuman panggilan test tertulis tgl 19 Juni mlm(itupun dr internet yg downloadnya susahnya minta ampun) padahal ujian tgl 21, perjalanan aja 2 hr,itupun klo dpt tiket,percuma brangkat sm aja bohong, emang yg mo ikut test cuma pegawai di pusat /kanwil aj... apa mereka takut bersaing dg kt2 yg diplosok??????????? KAMI MINTA TEST GELOMBANG II.... Kami jg kecewa dengan Kepegawaian Kanwil Pontianak yg tanpa ada alasan apapun tidak mendaftarkan test S1 yg sudah diusulkan,justru malah KPPN Percontohan yg jelas2 aturanya gak boleh ikut,bener2 gak fair & transparan APA YG BOLEH IKUT TEST CUMA ORANG KANWIL &PONTIANAK??????? JANGAN HNY NUNTUT KEWAJIBAN TP GILIRAN HAKNYA DIABAIKAN....(KERJA KAMI DI DAERAH TERPENCIL JUSTRU GAK DIHARGAI) SENENG LIHAT ORANG SUSAH, SUSAH LIHAT ORANG SENENG..."
