lha ya, aku juga pernah menulis keinginan itu,daripada ngeruweti lebih 
baik dilepas aja. bukannya nggak mau bekerja, tapi pekerjaan Belanja 
Pegawai TNI/Polri cuma bikin eneg dan mencureng aja. lebih mudah 
diatur PNS biasa malah. sedikit banyak merasa seperti terjajah, 
apalagi kalo udah pada datang dengan doreng dan arogannya. UGH! sama-
sama makan nasi bung, biar letkol kalo nggak ada di daftar ya 
kekurangannya tak coret ae. 
tapi semoga keinginan ini tidak bentrok dengan negoisasi tingkat atas 
ya.....

yuli
--- In [email protected], "wongateleng_mahesa" 
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear Miliser
> 
> Sehubungan tenggat pengalihan administrasi belanja pegawai akan
> berakhir tahun ini. Apa tidak sebaiknya Administrasi belanja Pegawai
> untuk TNI/POLRI juga kita alihkan tahun ini juga, tanpa menggunakan
> aplikasi GPP.  Saya kira, bagi kita yang berada di KPPN tahu sendiri
> kondisinya. Betapa tidak ter-urus-nya administrasi B.Pegawai
> TNI/POLRI. Beberapa Rekan kita, dalam penerbitan SKPP TNI (khususnya)
> melampirkan daftar gaji yang isinya cuma tiga bulan terakhir(kadang
> cuma satu bulan terakhir). Belum lagi dengan fakta bahwa Bendahara
> gaji TNI menyampaikan SPM Gajinya pada tanggal 25. Dengan segala
> kekurangan baik di  Satker TNI (POLRI) maupun KPPN, mungkin sudah
> waktunya Administrasi B. Pegawai TNI (POLRI) kita kembalikan
> ke-Khittah-nya.
>


Kirim email ke