Saya "Power" gak punya.... "Doanya" aja Smoga AKA tetap TEGAR BERDIRI....... Aminnnn......
-----Original Message----- From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, April 14, 2004 10:06 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: [AKA Bogor] Progress "Pembubaran AKA" Assalamu'alaikum wr wb Berikut kami sampaikan beberapa hal yang sudah dicapai, dan mungkin beberapa rekan sudah lebih dahulu mengetahuinya :Untuk mengantisipasi dampak UU SIDIKNAS No. 20/2003 maka seluruh PT INDAG (Perguruan Tinggi di bawah Dept. Perindustrian & perdagangan), membentuk forum komunikasi dan kerjasama, dimulai dari para mahasiswanya, Alhamdulillah sudah berjalan dengan setahun lebih dan menghasilkan banyak perubahan, terutama ke dalam. Juga para pengelolanya, kebetulan diketuai oleh Kapusbinlat, yaitu Bapak Usep. Terakhir pada bulan Februari 2004 (pertemuan di ATIP - Padang) sudah terbentuk IKA (Ikatan Alumni PT INDAG), yang kepengurusannya bergantian, saat ini diketuai Bpk Indra Ibrahim (STT Tekstil), Sekretaris Bpk M Zen Ginting (STMI) dan bendahara Bpk Sukmadi (APP). Makasih buat mbak Uul (ulfatmi) dan uni Mei (Meri) yang membantu mewakili IKA AKAB. Pertemuan kedua 27 Maret 2004 di STT Tekstil Bandung, setelah dialog dengan tim Litbang Depdiknas, kita sepakat forum diperluas (terutama mahasiswanya) membentuk forum seluruh PT Kedinasan, jumlahnya sekitar 80-84 PT Kedinasan. Dalam forum ini juga IKA PT INDAG sepakat untuk bertemu Ibu Rini Suwandi dan meloby agar beliau bisa membantu PT INDAG tetap eksis, terutama melobi Tim Litbang Depdiknas dan Dikti agar dalam PP (Peraturan Pemerintah) sebagai juklahnya bisa mengakomodasi keinginan dan aspirasi masyarakat dunia pendidikan Kedinasan yang memang sudah ada. Jadi aneh khan komunitasnya sudah ada dan berjalan dengan baik, tapi malah mau dihapuskan, sedang tatanan baru yang belum tentu berjalan malah dipayungi UU. Sementara sekian dulu, Insya Allah nanti akan kami sampaikan perkembangan lainnya. kami mohon sumbangan pemikiran, ide, mungkin juga lobi, atau bahkan 'power'. AKA khususnya tidak bubar, juga agar dunia pendidikan kedinasan tetap eksis.Fakta bahwa pendidikan semakin mahal, dan industri sbg penyerap lulusan amat membutuhkannya. Hanya pendidikan kedinasan (paling tidak untuk saat ini) yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Terima kasih Wassalamu'alaikum wr wb. Iwan Hermawan IKA AKAB ___________________________________________________________ indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id --------------------------------------------------------------------- Media Komunikasi Alumni, mahasiswa dan seluruh civitas AKADEMI KIMIA ANALISIS BOGOR --------------------------------------------------------------------- Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Untuk melihat perintah, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Website : http://www.alumni-akabogor.org/ Archive : http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/
