mumpung masih anget, kita ngomongin hutannya mbak sulis,,,,,,,


 Seorang menteri meninjau lokasi kebakaran hutan.
 Konon, kebakaran hutan terjadi karena pembukaan lahan yang dibekingi
 oleh oknum-oknum berbaju 
 hijau yang kerap berbisnis ilegal logging. 
  
 Sesampainya di lokasi, Pak Menteri langsung melakukan wawancara dengan
 penduduk sekitar lokasi. 
  
 Menteri : "Apa dampak kebakaran hutan ini bagi kehidupan Anda ?" 
  
 Warga 1 : "Asep tebel, Pak." (maksudnya = asap tebal) 
 
 Menteri : "Kalau Anda, Bu ?" 
  
 Warga 2 : "Sama, Pak. Asep tebel." 
  
 Sesampainya di Jakarta, Pak Menteri langsung menggelar konferensi pers. 
 Di hadapan para wartawan, menteri itu marah-marah. 
  
 Wartawan : "Pak, bagaimana hasil kunjungan ke lokasi kebakaran hutan ?" 
  
 Menteri : "Saudara memang tukang membesar-besarkan masalah. Betul kata
 Ibu Presiden. Dulu, waktu kasus TKI di Nunukan Ibu Presiden pernah marah
 karena saudara telah membesar-besarkan berita. Sekarang, kebakaran
 hutan, saudara juga membesar-besarkan berita." 
  
 Wartawan : "Maksudnya, Pak ?" 
  
 Menteri : "Setelah saya melakukan wawancara dengan penduduk di sekitar
 hutan, mereka bilang bahwa kebakaran ini acceptable, maksudnya, bisa
 diterima ! Saya malah kagum, ternyata sudah banyak warga kita yang bisa
 berbahasa Inggris. Jadi tolong lah, kalau bikin berita, jangan
 meresahkan masyarakat. Mereka bilang acceptable... acceptable..." 
  
 Wartawan : ???????????????????????????????



---------------------------------------------------------------------
Media Komunikasi Alumni, mahasiswa dan seluruh civitas
AKADEMI KIMIA ANALISIS BOGOR
---------------------------------------------------------------------
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Untuk melihat perintah, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website : http://www.alumni-akabogor.org/
Archive : http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/

Kirim email ke