Maneh jualan dimana fer ??? trus eta teh resep turun temurun ti karuhunnya
??? jadi hayang nyobaan karedok jieunan maneh yeuh...

From: Ferry Hermawanto [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, June 23, 2004 8:29 PM

Biar aman..buat sendiri ajah karedoknya..
Jangan lupa cuci dulu,yah..
Nih resepnya..hhmmm..

Karedok

Bahan:

ketimun 
tauge, direbus sebentar 
kol, iris halus 
kacang panjang, rebus sebentar 
daun kemangi 
terong 

untuk sausnya:

cabai merah 
bawang putih 
cabai rawit 
kencur 
kacang tanah 
air asam 
gula jawa 
garam 
terasi 
air panas 

Cara membuat:
Haluskan cabai merah, bawang putih, cabai rawit, kencur, kacang tanah, gula
jawa, garam, dan terasi, lalu tambahkan air asam dan air panas, aduk rata
Masukkan semua bahan lainnya, aduk hingga rata, lalu taburi dengan emping
goreng di atasnya.
Hhhhmmm...

Fei.97

-----Original Message-----
From: Agung Prawoto [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, June 23, 2004 8:06 AM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re[3]: [AKA Bogor] Fwd: [FHM_Indonesia] OOT: Hati-hati, Karedok
Mengandung 96,8% Residu Pestisida


 Hello karedok mania,

Sekedar mengutip sebuah penelitian yang dilakukan oleh BBIHP
 tentang kandungan residu pestisida dalam kubis yang berasal dari
 Cipanas (75-350 ppm), kubis dan sawi dari lembang  (14-41 ppm), sawi
 dan kubis dari sukabumi (20-29 ppm).
 Kandungan residu kecil memang, tapi jika setip hari rata-rata kita
 makan sayuran itu sebanyak 100 gr, maka dalam setahun berarti kita
 mengkonsumsi pestisida 5.5-12.75 gr bahan aktif pestisida / tahun,
 atau sekitar 1/4-3/4 lt pestisida atau 1/2 kaleng racun nyamuk, yang
 kalau diminum sekaligus dapat menyebabkan kematian.

 Ngak perlu khawatir,  data tsb saya kutip dari buku terbitan 1987.
 Artinya pada tahun 80-an, petani2 kita intensif menggunakan pestisida
 dan pupuk kimia sintetis untuk meningkatkan hasil produksinya.
 Dan saat ini, tentu dosisnya makin tinggi...!!
 Memang tidak akan langsung menyebabkan kematian. Tetapi beberapa
 penelitian menyebutkan bahwa penyakit kanker, autism, gangguan
 perkembangan seksual dan kecerdasan pada anak salah penyebab terbesar
 karena residu pestisida.

 Gak perlu ada HACCP, mahal!! petani tak akan mampu. Tapi coba beralih
 ke produk pertanian organis, yang budidayanya tanpa menggunakan bahan
kimia sintetis, rasanya lebih enak dan menyehatkan.

 Agung
 NIM: 962863





---------------------------------------------------------------------
Media Komunikasi Alumni, mahasiswa dan seluruh civitas
AKADEMI KIMIA ANALISIS BOGOR
---------------------------------------------------------------------
Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Untuk melihat perintah, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website : http://www.alumni-akabogor.org/
Archive : http://www.mail-archive.com/[EMAIL PROTECTED]/

Kirim email ke