This is a forwarded message From: Dion ===8<==============Original message text===============
di sisi lain, aku pingin sekali berbagi kisah nyata yangmengharukan.. tadi pagi aku dan beberapa orangtua murid di sekolah anakku ke pasar mayestik (pasarnya, bukan toko tekstil), untuk beli kain kafan selimut. Kami bawa uang amanah teman-teman, yang kami pikir sudah banyaksekali.. lalu dengan yakin menanyakan harga kain untuk kafan dan setelah dihitung-hitung, kami sampai terduduk karena sadar bahwa ternyatauang yang kami bawa cuma cukup untuk kafan sekitar 20 jenazah.. rasanya pedihbanget, membayangkan perbandingan angka korban tewas dan jumlah kain yangbisa kami sumbangkan.. Padahal kami belum tanya harga selimut... ada rasa putusasa, juga keinginan untuk urung saja membeli kafan dan selimut.. mungkin sebaiknya masukkan ke rekening2 bantuan saja uangnya... di tengah diskusi keraguan untuk membeli, si empunya kiosmenghampiri kami, bertanya tentang tujuan kami beli kain kafan sekian banyak.Kami ceritakan bahw! a ada rekan yang akan berangkat ke Aceh dan kamiingin menitipkan bantuan. Lalu beliau bertanya, apa boleh menitipkanbantuan juga? Dan begitu kami iyakan.. langsung beliau menyuruh anak buahnya kesana ke mari.. ternyata menyampaikan pada sesama pedagang kain tentangbantuan untuk Aceh itu. Dalam waktu setengah jam, pedagang2 lain berdatanganmembawa setumpuk kain kafan dan bahan flannel yang sudah dipotong-potonguntuk jadi selimut, ada yg untuk anak, ada juga yang untuk dewasa... jumlahnya ratusan.. dan semuanya disumbangkan. Mereka sampai membantumengangkut ke mobil, dan ketika para kuli angkut ini mau kami berikan tip, merekamenolak. Bahkan sempat2nya mereka bilang "titip salam bu untuk semua diAceh.. semoga Allah segera mengangkat penderitaan mereka".. aku merinding.. sampai sekarang pun kalau ingat kekagetanku ketika sekonyong-konyong banyak pedagang mendatangi toko itu dengan setumpukbahan, aku masih sesak dengan haru.. antar! a pilu mempertanyakan kenapaharus lewat musibah yang seberat ini ya Allah, kekompakan toleransiterbangun...?? dan juga bahagia karena ternyata masih begitu banyak hati yang tulus dibumi bangsaku ini... semoga saudara-saudara kita di Aceh bisa merasakan hangatnya hatikita-kita di seluruh penjuru tanah air dan bahkan dunia, menggenggam merekadalam do'a.. aamiin /hanni --------------------------------------------------------------------- Media Komunikasi Alumni, mahasiswa dan seluruh civitas AKADEMI KIMIA ANALISIS BOGOR --------------------------------------------------------------------- Unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Untuk melihat perintah, e-mail: [EMAIL PROTECTED] Website : http://www.alumni-akabogor.org/ Archive : http://www.mail-archive.com/[email protected]/
