Saya senang dengan diskusi ini,  minimal ini  menjadi renungan kita bersama dan 
sekaligus juga menunjukkan bahwa kita  masih peduli dengan almamater kita. Bisa 
jadi seolah saling  bertentangan dalam membuat opini namun Insya Allah ini 
didasari pada  semangat yang sama, yaitu ingin memajukan almamater kita.
  
  Kalau boleh saya ingin beropini kembali, bisa jadi opini ini salah bisa  juga 
ada benarnya. Saat saya kuliah di UNB yg sebahagian besar juga  mahasiswa/i nya 
dari AKA dan saat itu yg memberikan mata kuliah Kang  Eman dan disitu kita 
buka-bukaan dalam artian Kang Eman meminta masukan  tentang AKA dan apa yg kita 
lontarkan kebanyakan seperti apa yg saya  sampaikan bahwa D3 yg hasilkan masih 
kurang menggigit dibandingkan  dengan D3 dari perguruan tinggi lain. Kalau 
berbicara orang perorang  bisa jadi ada yg sukses, bahkan seangkatan saya ada 
yg sudah direktur  padahal dia belum/tidak lulus alias nggak mengikuti ujian 
akhir. Jadi  dalam kasus ini, saya lihat bersifat individual. Dan lebih nyata 
lagi  bahwa Bill Gate sbg orang yg tidak diragukan lagi kepintarannya dan  
termasuk orang terkaya  di dunia juga tidak lulus S1 alias keluar  saat baru 
masuk 1-2 th kuliah.
  
  Jadi yang saya tekankan disini adalah, bagaimana AKA bisa memberi bekal  yg 
memadai dan memberikan gambaran ke orang-orang (dunia usaha) bahwa  hanya 
dengan melihat kita lulusan AKA aja orang sudah berkata  "YESSSSS". Selanjutnya 
ya tergantung pribadi masing-masing. 
  
  Sebagai contoh lagi adalah ITB. Orang kalau sudah melihat ITB pasti  bilang 
jaminan. Padahal kita tahu tidak semua lulusan ITB ok. dan juga  bukan berarti 
S1 lulusan UNSUD, atau Ibnu khaldun atau yg lainnya tidak  ada yang bagus. Tapi 
ITB sudah berhasil menciptakan image yg baik yang  memang dimulai dari ITB nya 
sendiri dan dilanjutkan oleh alumninya.
  
  Nah, disitulah yang saya maksud. 
  Kalau kita kerja biasanya kita dimulai dengan melamar yg disertai  dengan 
surat lamaran, CV ,  Ijazah bahkan transkrip. Nah kalau  dari ke 4 nya kita 
punya nilai yg bagus. 90% perusahaan akan memanggil  kita. Padahal belum tahu 
kita bisa kerja nggak. Bisa jadi CV-nya  nyontek begitu juga surat lamarannya, 
tapi bagi perusahaan nggak mau  tahu, yang penting dia melihat wah ini bagus. 
Nah berarti  1 tahap  sudah kita lewati, yaitu kita dipanggil untuk wawancara. 
Dengan  analogika yg sama, saya juga berpendapat demikian, kalau AKA sudah  
doanggap prestise oleh semua orang, maka 1 langkah sudah kita lewati  tahap 
selanjutnya ya tergantung kita.
  
  Ok. hanya opini.......
  
  Wassalam,
  Masruri
  
  

Saprul Dianto <[EMAIL PROTECTED]> wrote:  Dear All

Selamat untuk pada adik -adik yang akan diwisuda semoga dapat memberikan
sumbangsihnya kepada negara yang kita cintai ini.

Karier seseorang tidak selalu dilihat sama dengan bidang pendidikan ngak
selalu alumni aka harus berkerja di lab, banyak alumni kita yang bekerja
diluar dari jalurnya dan berhasil, pendidikan yang didapat di aka merupakan
dasar ilmu yang kita akan aplikasikan ditempat bekerja, sukses seseorang
tergantung dari diri sendiri jika sudah masuk dalam dunia bekerja dimana
self motivation sangat diperlukan untuk menunjang karier kedepan.

Rasa keberhasilan seseorang tidaklah selalu sama yang tidaklah seseorang
jika menjadi analis, manager, supervisor, atau GM sekalipun akan merasa
berhasil, keberhasilan hakiki dimana seseorang dapat mengaktualisasikan
kemampuannya dilingkungan.

Saya setuju dengan Masruri kalau bisa melanjutkan sekolah agar dapat
mendapat penghargaan yang lebih baik pada tempat kerja, tetapi lebih baik
kita bekerja dan bekerja keduanya berjalan bersama karena peluang.Dan saya
pun setuju dengan pendapat rekan saya Edi (Thamek ) kalau kita harus optimis
untuk bersaing dalam dunia kerja. 

Kalau masalah kurikulum di AKA saya tidak mengetahui banyak, tetapi yang
paling penting apa yang dapat kita lakukan ( para Alumi ) untuk kemajuan
kampus kita karena kita semua sama dibesarkan disana, karena kalau bukan
kita siapa lagi yang mau memajukan kampus. Karena memang lebih mudah bicara
atau dari pada melakukan tindakan.

Mungkin ada saran masukan dari alumni lainnya agar wadah forum alumni lebih
bermanfaat untuk kita bersama. Saya yakin banyak sekali yang mempunyai
potensial untuk menyumbangkan wawasan & pikiran untuk kemuajuan wawasan para
mahasiswa misalnya dengan membuat seminar routin yang diisi oleh para alumni
kita dalam rangka transfer pengetahuan dan pengalaman serta wawasan untuk
mempersiapkan adik kita pada dunia kerja.

Sebelumnya mohon maaf jika ada tulisan yang kurang berkenan.

Wassalam
Saprul Dianto
Iroel
AKA'90



---


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
_______________________________________________
Forum mailing list
[email protected]
http://alumni-akabogor.net/mailman/listinfo/forum_alumni-akabogor.net
Website : http://www.alumni-akabogor.net/

Kirim email ke