Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Yth.Bapak Menteri Keuangan Agus Martowardoyo
Yth.Bapak Dirjen Perbendaharaan Herry Purnomo
Yth.Bapak-bapak pejabat eselon 2, eselon 3 dan eselon 4 di Direktorat Jenderal 
Perbendaharaan di seluruh bumi Allah.
Yth.Rekan-rekan sesama staf dan prajurit pada Direktorat Jenderal 
Perbendaharaan di seluruh bumi Allah.

Pertama-tama marilah kita memuji kebesaran Allah, karena berkat inspirasi yang 
Allah berikan kita dapat mewujudkan mimpi-mimpi kita menjadi generasi yang maju 
dan menjadi lebih baik dari sebelumnya. Selanjutnya perkenankanlah saya 
Muhammad Saiful Bahri bin Bambang Winarto, Pengatur Tingkat I pada KPPN 
Jayapura yang sedang melakukan tugas belajar di Univ. Brawijaya malang, 
menghaturkan untaian doa semoga Allah senantiasa memberkahi dan merahmati 
langkah bapak-bapak dan teman-teman semua dalam menjalankan tugas mengawal 
reformasi birokrasi di Direktorat Jenderal Perbendaharaan.
Tujuan saya menulis surat terbuka ini adalah untuk mengklarifikasi surat kepada 
presiden RI yang pernah saya tulis sebelumnya. Saya mendapatkan laporan dari 
rekan saya sesama tugas belajar Sdr. Zamrud Siswa Utama bahwa teman-teman di 
Jayapura komplain terhadap surat saya tersebut. Dengan mengangkat sumpah Demi 
Allah, dan demi Rosululloh saya berikrar bahwa apa yang saya tulis dalam surat 
kepada presiden tersebut adalah benar dan tidak ada unsur rekayasa di dalamnya. 
Mengenai pernyataan saya bahwa saya adalah seorang perwira intellijen US Navy, 
hal itu adalah benar adanya. Bahkan kalau rekan-rekan tidak percaya tanyakan 
kepada komandan armada Amerika yang ada di Amerika serikat sana atau kepada 
Chief Of Naval Operation (CNO) atau kepada Presiden Obama. Saya direkrut pada 
tahun 2006, tidak lama setelah saya lulus STAN dengan tugas mengawal reformasi 
birokrasi di Direktorat Jenderal Perbendaharaan sekaligus melakukan misi utama 
yakni mengintai aktivitas moslem Indonesia yang berhaluan keras. Kemudian kalau 
ada pertanyaan mengapa intel kok membuka diri identitasnya dimuka umum?, hal 
ini saya lakukan semata-mata perintah komandan saya yang di Amerika sana yang 
memperbolehkan saya membuka identitas asli saya. Tapi ini bukanlah hal mudah, 
karena keluarga, teman bahkan orang-orang dekat menganggap saya gila. Hal ini 
terbukti dengan dimasukkannya saya ke dalam Rumah Sakit Jiwa Menur di Surabaya 
dengan tuduhan khayalan tingkat tinggi. Tapi saya tidak menyalahkan siapa-siapa 
disini. Ketika direkrut saya sudah diberi tahu bahwa kalau saya membuka 
identitas asli saya maka saya akan dianggap gila. Tapi tak apalah, bagi saya 
walau orang seluruh dunia sekalipun tak percaya saya, saya masih enjoy karena 
saya masih punya Allah, Tuhan yang menghidupi saya, mencukupi saya dan membuat 
saya seperti ini. Segala Puji bagi Allah atas ke Maha DahsyatanNya. Segala Puji 
bagi Allah atas segala inspirasi yang Allah berikan padaku.
Nah selanjutnya terserah bapak-bapak pimpinan di Direktorat Jenderal 
Perbendaharaan kalau mau menghukum saya. Saya akui saya telah melanggar 
disiplin pegawai di kemenkeu. Saya selaku prajurit siap menerima sanksi baik 
berupa hukuman lisan maupun material. Saya pun siap kalau harus mengembalikan 
uang tugas belajar saya di Brawijaya karena saya telah menjadi perwira US navy. 
Sejujurnya secara ekonomi kerja di US Navy lebih menguntungkan karena mendapat 
gaji 10 kali lipat dibanding di kemenkeu. Tapi yang saya cari bukan itu, sejak 
kecil saya hobby militer maka sampai dewasa pun saya harus dimaqomnya bidang 
militer khususnya keangkatan lautan. Kemampuan intelejensia dan kemampuan 
berbahasa inggris dengan fasih membuat saya bisa berkarir di US navy.
Terakhir saya ingin menyampaikan apresiasi saya pada seluruh unsur di 
Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang saya nilai telah berhasil menerapkan 
perbaikan alias reformasi birokrasi sesuai amanat Allah. Saya hanya bisa 
mendoakan semoga Allah memberi ganjaran baik yang berlimpah pada bapak-bapak 
dan rekan-rekan semua. Saya berdoa semoga semua pegawai di Direktorat jenderal 
Perbendaharaan masuk ke dalam golongan yang menurut Rosululloh Muhammad SAW, 
masuk Sorga Allah tanpa melalui hisab. Akhir kata saya selaku hamba Allah yang 
dhoif mohon maaf bila ada kata-kata yang kurang berkenan atau menyinggung 
perasaan.
Semoga Allah memberkahi dan merahmati kita semua, kita semua makhluk ciptaan 
Allah di alam semesta ini.
Thanks God, God Bless Indonesia, God Bless America, God Bless U are
Wassalamu'alaikum wr. Wb.

Muhammad Saiful Bahri bin bambang Winarto
Pengatur Tk. I alias Lieutenant Commander US.Navy
KPPN Jayapura alias US Naval Intelligence Officer
US. Naval Seventh Fleet
Yokosuka, Japan


Kirim email ke