Sumber : www.taushiyah- online.com
1. Sholat wajib tepat waktu, selalu berdoa dan berdzikir kepada Allah
Dengan sholat, berdo'a dan dzikir kepada Allah, Inya Allah hati menjadi tenang,
damai dan makin dekat dengan-Nya
2. Sholat tahajud
Dengan sholat tahajud Insya Allah cenderung mendapatkan perasaan tenang. Hal
ini dimungkinkan karena di tengah kesunyian malam didapatkan kondisi keheningan
dan ketenangan suasana,yang tentu saja semua itu hanya dapat terjadi atas
izin-Nya. Pada malam hari, diri ini tidak lagi disibukkan dengan urusan
pekerjaan ataupun urusan-urusan duniawi lainnya sehingga dapat lebih khusyu
saat menghadap kepada-Nya.
3. Mengingat kematian yang dapat datang setiap saat
Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita. Dan dapat
secepat kilat menjemput.
4. Membayangkan tidur di dalam kubur.
Membayangkan tidur dalam kuburan yang sempit , gelap dan sunyi saat kita mati
nanti. Semoga amal ibadah kita selama di dunia ini dapat menemani kita di alam
kubur nanti.
5. Membayangkan kedahsyatan siksa neraka.
Azab Allah sangat pedih bagi yang tidak menjauhi larangan-Nya dan tidak
mengikuti perintah-Nya. Ya Allah jauhkanlah kami dari siksa neraka-Mu, karena
kami sangat takut akan siksa neraka-Mu.Ya Allah bimbinglah kami agar dapat
memanfaatkan sisa hidup kami untuk selalu dijalan-Mu.
6. Membayangkan surga-Nya.
Kesenangan duniawi hanya bersifat sementara, sangat singkat dibanding dengan
kenikmatan di akhirat yang tidak dibatasi waktu.Semoga kita dapat selalu
mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dan Insya Allah diizinkan
untuk meraih Surga-Nya. Amin
..
7a. Mengikuti tausyiah atau mengikuti pengajian secara rutin seminggu satu
kali (minimal), dua kali atau lebih. Insya Allah... dengan mendengar tausyiah
atau mengikuti pengajian, akan meningkatkan keimanan karena selalu diingatkan
kembali utk selalu dekat kpd Allah SWT. Perlu dicatat, dikarenakan iman bisa
turun atau naik, maka harus dijaga agar iman tetap stabil pada keadaan tinggi/
kuat dengan mengikuti tausyiah, pengajian dsb.
7b. Bergaul dengan orang-orang sholeh.
Seperti sudah dijelaskan di atas bahwa tingkat keimanan kita bisa turun atau
naik, untuk itu perlu dijaga agar tingkat keimanan kita tetap tinggi. Berada
pada lingkungan kondusif dimana orang-orangnya dekat dengan Allah SWT, Insya
Allah juga akan membawa kita untuk makin dekat kepada-Nya.
8. Membaca Al Qur'an dan maknanya (arti dari setiap ayat yang dibaca)
Insya Allah dengan membaca Al Qur'an dan maknanya, akan menjadikan kita makin
dekat dengan-Nya.
9. Menambah pengetahuan keislaman dengan berbagai cara, antara lain dengan :
membaca buku, membaca di internet (tentang pengetahuan Islam, artikel Islam,
tausyiah dsb), melihat video Islami yang dapat meningkatkan keimanan kita.
10. Merasakan kebesaran Allah SWT, atas semua ciptaan-Nya seperti Alam
Semesta (jagad raya yang tidak berbatas) beserta semua isinya.
11. Merenung atas semua kejadian alam yang terjadi di sekeliling kita
(tsunami, gunung meletus, gempa dsb). Dimana semua itu mungkin berupa ujian
keimanan, peringatan, atau teguran bagi kita agar kita selalu ingat kepada-Nya/
mengikuti perintah-Nya. Bukan makin tersesat ke perbuatan maksiat atau
perbuatan lain yang dilarang oleh-Nya. Ya Allah kami mohon bimbingan-Mu agar
kami dapat selalu introspeksi atas semua kesalahan yang kami perbuat,
meninggalkan larangan-Mu dan kembali ke jalan-Mu ya Allah.
12. Mensyukuri begitu besar nikmat yang sudah diberikan oleh Allah SWT
Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah orang lain yang lebih susah. Begitu
banyak nikmat yang diberikan oleh-Nya.Saat ini kita masih bisa bernafas, masih
bisa makan, bisa minum, masih mempunyai keluarga, masih mempunyai apa yang kita
miliki saat ini,masih mempunyai panca indera mata, hidung, telinga dan...masih
bisa bernafas (masih diberi kesempatan hidup). Masih pantaskah kita tidak
bersyukur dan tidak berterimakasih pada-Nya.
Sumber : www.taushiyah- online.com
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers