Ass.wr.wb.
 
Saya sarankan untuk suatu bagi hasil lebih baik diperjelas akadnya, revenue 
sharing atau profit sharing. Dan bagi saya profit sharing lebih adil bagi si 
peminjam dana atau pelaksana daripada revenue sharing. Sementara revenue 
sharing akan menguntungkan si pemberi dana, dan mungkin inilah yang mereka 
harapkan. Kalau revenue sharing, pemberi dana akan memperoleh bagian lebih awal 
sebelum biaya-biaya semua dikurangi, yang akhirnya mereka bisa memperoleh 
bagian yang sangat besar dibanding sipeminjam (pelaksana). Karena si 
peminjam harus membayar semua biaya-biaya ditambah dengan porsi bagi hasil yang 
diserahkan ke investor (pemberi dana) baru kemudian terakhir profit, yang 
seringnya jauh lebih kecil dari bagian yang diserahkan ke investor (pemberi 
dana).
 
Ini suatu pengalaman pribadi, yang akhirnya saya cuma bisa geleng2 kepala. 
Inikah yang namanya bagi hasil??? tahunya setelah diteliti revenue sharing 
bukan profit sharing.
 
Untuk itu lebih baik kalau melakukan pinjaman atau sebagai pelaksana suatu 
usaha, perjelas dulu profit sharing atau revenue sharing sebelum semuanya 
berjalan.
 
Sekedar info saja.
Salam,
Nunung

--- On Thu, 7/9/09, Ibnu Masykur Al-faiz <[email protected]> wrote:


From: Ibnu Masykur Al-faiz <[email protected]>
Subject: Re: {FoSSEI} Apakah Bagi Hasil Di Bank Syariah Itu Benar2 Adil,?
To: [email protected]
Date: Thursday, July 9, 2009, 12:53 AM












maap mo nimprung
kl menrut saya, sistem ekonomi syariah tdak akan bsa diaplikasikan 100% selagi 
sistem2 negara yang lain masih belum menerapkan syariah..ekonomi syariah bisa 
diimplementasikan 100% hanya bila sistem khilafah terwjud....namun apakah kita 
hanya akan menunggu saja sampai itu terjadi..di sinilah ada satu kaedah fiqh 
yang harus kita tanamkan di hati, yaitu"ما لا يدرك كله لا يترك كله".artinya 
sesuatu yang tidak bisa kita laksanakan semuanya (100%) tidak boleh 
ditinggalkan semuanya.jangan jauh2 ke BI rate yang menjadi Bancmark bank 
syariah, uang yang kita gunakan saja sudah tidak syariah.krn dicetak oleh BI 
yang notabene menerapkan sistem RIBAWI.pertanyaanny adalah apakah kita harus 
menunggu penerapan ekonomi syariah sampai kita mampu mencetak mata uang 
sendiri????? sungguh naas kalau gitu...
perlu kita sadari dlam kehidupan nyata kit tidak cukup hanya berpegang kepada 
IDEALISME sja. namun kita juga haru menjdi orang yang REALISTIS. realitanya 
adalah BS masih merupakan industri bayi yang dihadapkan dg raksasa Bank 
konvensional yang sudah menggurita.jadi mau tidak mau kita masih harus mengacu 
kepada standar yang juga mereka pakai.kalau tidak maka kita akan tergerus habis 
olehnya.
saya setuju sekali dengan pernyataan bapk Ali Sakti yang mengatakan bahwa untuk 
saat ini strategi yang pelu kita lakukan adalah memperbesar terlebih dahulu 
SHARE serta volume BS sambil memperbaiki sistem yang msih mungkin bisa 
diperbaharui (LEARNING BY DOING).
SO jgan sampai wacana ini menjadi bumerang bgi kita sehingga masyarakat enggan 
menggunakan jaya keuangan syariah lagi.karena bila wacana ini diketahui orang 
awam mereka akan beranggapan bahwa BS tidak jauh beda dg Bank Konvensional. 
.syukron
--- Pada Kam, 9/7/09, Rangga Lesmana <rangga_the_demon@ yahoo.com> menulis:


Dari: Rangga Lesmana <rangga_the_demon@ yahoo.com>
Topik: Re: {FoSSEI} Apakah Bagi Hasil Di Bank Syariah Itu Benar2 
Adil,…???!!!???,….
Kepada: fos...@yahoogroups. com
Tanggal: Kamis, 9 Juli, 2009, 10:48 AM









 
Asslmalaikum. ...ikutan nimbrung neh sodara2..... ..
 
saya pengen ngajuin satu prtanyaan konyol aja.....pernah ga kalian ngebayangin 
jikalau ekonomi syariah yang ada skarang ini merupakan sebuah pencerahan yang 
ditunggu2 umat islam...???? ....tetapi kenapa ada berita bahwa perkembangan 
ekonomi syariah ekarang baik secara praktik maupun akademis yang terpesat di 
negara INGGRIS....kalo ga salah....hampir semua yahudi didunia yang 
berkecimpung di bidang financial market BERKANTOR PUSAT di INGGRIS..... .bahkan 
"si anak merah" ...udah dari tujuh turunan beranak pinak dan berdagang 
disana....JADI. ..jikalau yang sekarang memang benar adalah sebuah pencerahan.. 
....yang menjadi pertanyaan KENAPA OLEH MEREKA HAL INI DIBIARKAN BERKEMBANG 
PESAT...???? ?.......nah loh.....hihihihihi. ....buat PR ya kawan2...... 
......... ......... !!!!!!!!! !!!!!!!!! !!!!!! 

--- On Wed, 7/8/09, muhammad iqbal haridh <mochhar...@yahoo. com> wrote:


From: muhammad iqbal haridh <mochhar...@yahoo. com>
Subject: Re: {FoSSEI} Apakah Bagi Hasil Di Bank Syariah Itu Benar2 
Adil,…???!!!???,….
To: fos...@yahoogroups. com
Date: Wednesday, July 8, 2009, 4:55 AM






Ass. Wr. Wb.
Secara teori, bank syariah memang seharusnya mengaplikasikan sistem bagi hasil 
yang memang adil. Itu secara teori. Namun sepertinya, jargon bahwa praktik 
masih berbeda dengan teori masih sangat kental di sini. Maka yang disampaikan 
oleh Bp. Cecep dan Dwi Condro memang ada benarnya. Baik tentang pengaruh BI 
rate, maupun saran tentang pembentukan Bank Sentral Syariah / Islami. Dalam 
penelitian skala kampus yang pernah saya lakukan, saya memang sudah menyinggung 
bahwa masih ada gap antara teori dan praktik yang berlaku pada bank syariah. 
Sejatinya, teori memang sangat diperlukan untuk menopang praktik yang terjadi. 
Kesimpulannya, bank syariah yang sekarang mungkin belum benar2 syariah. Malah 
ada isu2 yang berkembang bahwa bank syariah sekarang hanya masih sebatas nama. 
Menilai seperti itu tentu kurang bijak, namun memang ada beberapa poin yang 
masih memerlukan perbaikan total. Namun, melihat arahnya, kita patut mensyukuri 
perkembangan ini. Karena, melihat kondisi kita, memperjuangkan ekonomi syariah 
sepertinya bukan perkara yang sangat mudah. Pengantar pada Bank Islam karya 
Karim bolehlah menjadi dasar sejarah pembentukan ekonomi syariah (dalam hal 
ini, bank syariah, yang dianggap sebagai lokomotif penggerak ekonomi syariah). 
Dalam wacana tersebut, diajukan ide untuk menciptakan sistem ekonomi syariah 
sebagai sistem ekonomi utama, bukan sebagai alternatif seperti sekarang ini. 
Siapkah kita dengan segala kondisi ini?
Solusinya, ana kira kita harus mempertemukan tataran teori dengan praktik. 
Artinya, kita harus mengusahakan pertemuan kalangan profesional praktisi dengan 
kalangan intelektual akademisi dibarengi dengan dukungan pemerintah.
Wallahua'lam bissawaab...





From: Zahra FOSSEI <zahra_...@yahoo. co.id>
To: FOSSEI NASIONAL <fos...@yahoogroups. com>
Sent: Tuesday, July 7, 2009 3:24:48 PM
Subject: {FoSSEI} Apakah Bagi Hasil Di Bank Syariah Itu Benar2 
Adil,…???!!!???,….








Assalamu’alaykum.Wr.Wb
Berdasarkan seminar yang kemarin diikuti oleh teman saya di UGM, ada sebuah 
pertanyaan yang belum sempat terselesaikan oleh Bp. Cecep dari BI dan Bp. Dwi 
Condro sebagai pakar ekonomi Islam. Beliau mengungkapkan, bahwasanya Perbankan 
Syari’ah yang ada di Indonesia belum sepenuhnya murni Syariah. Ini disebabkan 
karena Bank Central Indonesia hanya BI, yang mana dalam regulasinya masih 
berdasarkan konvensional (suku bunga). Hal tersebut, mensyaratkan, mau tidak 
mau meskipun sedikit, bank Syariah akan terkena dampak dari suku bunga. 
Harapannya sih, ada Bank Central Islam Indonesia, sehingga Syariah Islam benar2 
bisa diterapkan di Perbankan Syariah. Tapi tentunya tidaklah semudah itu, masih 
perlu waktu lama, sehingga Bank Central Islam Indonesia dapat terbentuk.
Meskipun ada SWBI, tetep aja Bank Syariah terkena dampak suku bunga. Karena 
BI-nya kan masih menerapkan system bunga. Nah, yang jadi persoalan tuh, 
persentase bagi hasil yang diterapkan bank syariah masih mengacu pada BI rate. 
Apakah itu bisa dikatakan adil dan murni syariah???
Mudah2an aja BI bisa segera menetapkan sebuah peraturan baru tentang penetapan 
persentase bagi hasil yang adil bagi bank syariah.
Menurut teman2, adakah sebuah solusi dalam penetapan bagi hasil yang adil dalam 
perbankan syariah???
Mari kita diskusikan bersama2 di milis ini!!!


Muflikha “ZAHRA” Dwi Hartanti
ForSEI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Mobile : 085292747168
Email   : zahra_...@yahoo. co.id
SEMANGAT!!!
PRIBADI TANGGUH,.PANTANG MENGELUH!!!
ALLAHU AKBAR!!!



Akses email lebih cepat. 
Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang 
dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis) 





Lebih aman saat online. 
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk 
Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
















      

Kirim email ke