-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/2175-pangdam-jaya-tanpa-kompromi





Sabtu 21 November 2020, 05:00 WIB 

Pangdam Jaya tanpa Kompromi 

Administrator | Editorial 

  Pangdam Jaya tanpa Kompromi MI/Duta Ilustrasi MI. PANGDAM Jaya Mayjen 
Dudung Abdurachman membikin orang terkejut karena ia memerintahkan prajuritnya 
untuk mencopot spanduk dan baliho bergambar Rizieq Shihab. Perintah itu tidak 
lazim. Disebut tidak lazim karena penertiban spanduk dan baliho itu menjadi tu 
gas pokok satuan polisi pamong praja (Satpol PP). Akan tetapi, ketika Satpol PP 
tidak berdaya melakukan pener tiban, TNI merasa terpanggil untuk membantu. 
Tugas utama TNI memang di bidang pertahanan. Meski demikian, menurut 
Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, di luar operasi perang, tentara 
bisa membantu tugas pemerintahan di daerah dan membantu kepolisian dalam rangka 
tugas keamanan dan ketertiban masyarakat. Karena itulah Mayjen Dudung 
Abdurachman memberikan jaminan bahwa anggota TNI di bawah komandonya akan terus 
menurunkan spanduk dan baliho Rizieq Shihab jika ada yang masih terpasang. “Ini 
negara hukum, harus taat pada hukum. Kalau pasang baliho, sudah jelas ada 
aturannya, ada pajaknya, dan tempatnya sudah ditentukan. Jangan seenaknya 
sendiri,” ujar Dudung. Spanduk, baliho, dan reklame diatur dalam Peraturan 
Daerah DKI Jakarta Nomor 9 Tahun 2014 ten tang Penyelenggaraan Reklame. Ia 
diatur agar tidak merusak estetika, etika, dan kepastian hukum di Ibu Kota. 
Bisa dibayangkan rusaknya estetika kota kalau setiap orang sesuka hati memasang 
foto dirinya di baliho. Pemasangan spanduk dan baliho foto diri Rizieq Shihab, 
menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, tidak memiliki izin. 
Pembiaran atas spanduk dan baliho tak berizin itu tentu saja menggerus 
kepastian hukum. Spanduk dan baliho liar tidak hanya melanggar hukum, tapi juga 
berpotensi mengancam keselamatan nyawa warga. Di Ibu Kota, menurut pengakuan 
Kasatpol PP DKI Jakarta Arifi n, banyak baliho dan papan reklame liar yang 
sudah rapuh yang berpotensi membahayakan nyawa. Apalagi, Jakarta sedang 
memasuki musim hujan dan rawan terjadi angin kencang. Tepatlah langkah yang 
dilakukan Satpol PP Jakarta dibantu pihak kepolisian dan TNI yang secara rutin 
menurunkan spanduk dan baliho liar. Arifi n menyebut selama pencopotan baliho, 
spanduk, dan papan reklame yang berpotensi membahayakan tersebut, pihaknya 
memang kerap bersinergi dengan aparat TNI maupun Polri serta pihak yang 
memasang. Dengan demikian, perintah Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman 
untuk menurunkan span duk dan baliho Rizieq Shihab tentu sudah di koordinasikan 
dengan otoritas terkait, bukan di tafsirkan TNI memasuki wilayah politik. 
Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Fadil Imran pun memberikan dukungan 
sepenuhnya atas langkah penertiban spanduk dan baliho yang dilakukan Pangdam 
Jaya. Didukung karena ia yakin tujuannya baik untuk negara. Publik percaya 
bahwa TNI tidak akan ikut-ikutan untuk menurunkan spanduk dan baliho liar jika 
Satpol PP Jakarta punya nyali. Apalagi, hanya sesaat setelah diturunkan Satpol 
PP Jakarta, spanduk dan baliho serupa kembali dipasang. Harus tegas dikatakan 
bahwa keterpanggilan TNI menertibkan spanduk dan baliho liar sebagai bentuk 
bantuan kepada Satpol PP Jakarta. Bantuan dalam kerangka penegakan hukum 
sehingga negara tidak boleh kalah oleh siapa pun yang tidak mematuhi hukum. 
Langkah tegas tanpa kompromi dari Pangdam Jaya patut diapresiasi. Seorang 
pemimpin mesti tegas melindungi serta memberikan rasa aman bagi seluruh 
warganya, tanpa kecuali. Tidak boleh ada satu kelompok pun dapat berbuat 
sesukanya, mengintimidasi kelompok lain, apalagi sampai mengancam 
keberlangsungan dan keutuhan negeri ini.  

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/editorials/detail_editorials/2175-pangdam-jaya-tanpa-kompromi







-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20201121171917.9bc87ae8979765f28eef46fe%40upcmail.nl.

Reply via email to