https://mediaindonesia.com/opini/386282/apa-yang-sepatutnya-diperjuangkan-dalam-pendidikan



Senin 22 Februari 2021, 12:00 WIB 

Apa yang Sepatutnya Diperjuangkan dalam Pendidikan?

 Suyoto Ketua Koordinator Isu Strategis dan Kebijakan Publik DPP Partai NasDem 
| Opini 

  Apa yang Sepatutnya Diperjuangkan dalam Pendidikan? DOK Pribadi. Ketua 
Koordinator Isu Strategis dan Kebijakan Publik DPP Partai NasDem Suyoto. DULU 
orang belajar mencari pengetahuan, cara, pengalaman, wisdom agar mampu hidup 
lebih baik. Berbagai sumber belajar diburu di mana pun tempatnya. Pembangunan 
manusia lewat pendidikan fokus pada bagaimana menciptakan keunggulan pusat 
pembelajaran. Para pendidik berbakat sangat dihargai, perpustakaan dibuat 
senyaman dan selengkap mungkin, lab untuk uji coba terus di-update, kelas dan 
asrama dibangun, termasuk berbagai fasilitas pendukungnya. Belum lama rasanya 
materi promosi suatu lembaga pendidikan menonjolkan hal-hal seperti ini. Saat 
ini semua keunggulan tempat dan fisiknya seperti tidak ada arti, dengan atau 
tanpa covid 19. Informasi membanjiri calon murid di mana pun jua bahkan sejak 
bayi. Gedung perkantoran, asrama, kelas, dan perpustakaan megah tidak lagi 
sepenuhnya diperlukan. Para politisi harus berpikir ulang dalam menyusun 
kebijakan anggaran. Dulu dinggap pahlawan pada mereka yang berteriak saat ada 
kelas bocor, sekolah roboh, perpustakaan minim, dan guru kurang. Dulu belajar 
untuk mengisi ruang pekerjaan yang tersedia, kini ruang itu isinya terus 
berubah. Berbagai jenis bekerjaan lama hilang dan muncul jenis pekerjaan baru. 
Tantangan terbesar dalam kependudukan bukan hanya menyiapkan anak-anak dapat 
pekerjaan di usia produktif, namun juga bagaimana mempertahankan orang dewasa 
di usia produktif tetap dapat bekerja. Bagi negara seperti Indonesia keadaan 
ini memberi tekanan dua arah, supply dan demand. Dari sisi supply angka 
kelahiran bayi terus bertambah dan kurang efektifnya pendidikan melahirkan 
manusia unggul menambah jumlah manusia useless secara ekonomi. Dari sisi demand 
banyak jenis pekerjaan baru tidak lagi dapat diisi oleh produk pendidikan lama. 
Dulu orang dianggap bodoh dan berpotensi tersesat hidup karena tidak memiliki 
informasi. Kini seseorang bisa tersesat hidupnya, tidak produktif sama sekali, 
bahkan seperti tidak paham apapun karena kebanjiran informasi. Pertanyaan 
mendasar dalam dunia pendidikan berubah menjadi bagaimana membantu seluruh 
manusia, tentu juga anak-anak dapat hidup mandiri, memiliki keunggulan dan 
kearifan ekologis sehingga menjadi bagian dari proses menciptakan better 
business and better world. Manusia tidak hanya bersaing dengan sesamanya namun 
juga bersaing ketat dengan artificial intellegent dan robot. Bekejar-kejaran 
dengan kecepatan kerusakan lingkungan yang siap melindasnya. Pendidikan harus 
mampu menyiapkan manusia adaptif dengan segala situasi baru dan proaktif 
menciptakan perbaikan hidup. Inilah beberapa hal utama yang mendesak 
mendapatkan perhatian: 1. Memastikan bahwa hasil pembelajaran itu termasuk 
kemampuan untuk belajar terus menerus, seumur hidup. 2. Belajar bukan hanya 
untuk sukses tapi juga kesanggupan menghadapi kegagalan. 3. Belajar yang 
menghasilkan peta berpikir dan road map hidup yang keduanya dapat disempurnakan 
sepanjang waktu lewat interaksi produktif. Peta inilah yang akan menyelamatkan 
dari banjir informasi dan mengarahkan kebermaknaan hidup seseorang. Mengolah 
data menjadi informasi, pengetahuan, guidance, dan wisdom. 4. Belajar yang 
memastikan seseorang kelak dapat mengubah kesadarannya menjadi tekad dan karya 
untuk kebaikan kehidupan bersama. Siapa yang harus bertanggungjawab atas 
tantangan ini: pendidik, orangtua, masyarakat, dan politisi. Mari berhenti 
sejenak menimang semua yang sedang dikerjakan, mempertanyakan kembali asumsi, 
mental model, dan semua paradigma yang tengah dianut. Bahkan pertanyakan apa 
saja yang sedang diperjuangkan. Berikan kemerdekaan diri, ujilah dengan 
tantangan baru ini, ucapkan selamat datang kepada semua inisiatif yang relevan, 
termasuk ruang Merdeka Belajar Kemendiknas. Mari menjadi bagian transformasi 
kehidupan lewat dunia pendidikan! Memperjuangkan masa depan bersama yang lebih 
baik. Menang memperjuangkan hal mendasar ini jauh lebih berat daripada 
memperjuangkan sarana fisik pembelajaran, termasuk adanya sinyal memadai!   
TAGS: # Opini

Sumber: 
https://mediaindonesia.com/opini/386282/apa-yang-sepatutnya-diperjuangkan-dalam-pendidikan







-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210222213905.7f88826c65ed7f2225c4578e%40upcmail.nl.

Reply via email to