Perwakilan Tiongkok Berseru 
Agar Masyarakat Internasional Berikan Energi Positif untuk Perdamaian 
Afghanistan
2021-08-08 12:19:57  
http://indonesian.cri.cn/20210808/aeca6dfd-7c74-e3d5-b716-7fc229b1dfc9.htmlXINHUA:
 Penjabat Sementara Perwakilan Tetap Tiongkok untuk PBB Dai Bing dalam rapat 
terbuka Dewan Keamanan untuk meninjau situasi di Afghanistan pada tanggal 6 
Agustus menekankan bahwa situasi di Afghanistan sedang berada pada titik balik 
historis antara perang dan perdamaian, masyarakat internasional harus 
menghormati prinsip “Dipimpin oleh orang Afghanistan dan dimiliki oleh orang 
Afghanistan”, serta memperkuat koordinasi atas dasar prinsip dan memberikan 
energi positif untuk pendorongan proses perdamaian dan rekonsiliasi di 
Afghanistan.

Dai Bing mengatakan bahwa perang Afghanistan yang berlangsung selama 20 tahun 
sudah menewaskan puluhan ribu warga sipil Afghanistan,  dan puluhan juta rakyat 
Afghanistan tuna wisma dan menjadi pengungsi, namun perdamaian sejauh ini masih 
belum datang. Fakta sekali lagi membuktikan bahwa tidak ada solusi militer 
untuk masalah Afghanistan. Intervensi apa pun dari kekuatan eksternal pasti 
akan gagal di Afghanistan. Tiongkok percaya bahwa ada tiga prioritas utama pada 
saat ini.

Pertama, menghindari meningkatnya perang dan mencegah terjadinya perang saudara 
menyeluruh. Gencatan senjata, mengakhiri kekerasan, dan menikmati perdamaian 
adalah aspirasi terbesar rakyat Afghanistan serta harapan bersama negara-negara 
regional dan masyarakat internasional. Tiongkok mengecam serangan kekerasan 
terhadap warga sipil dan fasilitas sipil, dan menyerukan semua pihak di 
Afghanistan untuk menahan diri, menghentikan konfrontasi militer, dan sedini 
mungkin mencapai gencatan senjata komprehensif. Amerika Serikat baru-baru ini 
menyatakan kesediaannya untuk membantu Afghanistan menjaga stabilitas dan 
mencegah kekacauan, jadi Amerika Serikat diharapkan dengan sungguh-sungguh 
memenuhi komitmennya dan meningkatkan investasi.

Kedua, bekerja sama untuk mendorong proses perdamaian dan  rekonsiliasi di 
Afghanistan. Tiongkok menyambut baik pemerintah Afghanistan baru-baru ini 
memulai kembali dialog dengan Taliban di Doha, dan setuju untuk melanjutkan 
pembicaraan damai tingkat tinggi dan mempercepat proses negosiasi. Diharapkan 
pihak-pihak yang bernegosiasi akan menunjukkan fleksibilitas, mencari persamaan 
dan membiarkan perbedaan, serta memperjelas peta jalan dan jadwal rekonsiliasi 
sesegera mungkin. Tiongkok bersedia mengadakan negosiasi internal antara rakyat 
Afghanistan pada waktu yang tepat untuk memberikan dukungan dan kemudahan bagi 
proses perdamaian dan rekonsiliasi Afghanistan.

Ketiga, mencegah kekuatan teroris memanfaatkan peluang ini menjadi lebih kuat. 
Terorisme masih merupakan tantangan serius yang dihadapi Afghanistan dan 
negara-negara regional. “Negara Islam”, “Al-Qaeda”, “Gerakan Islam Timur”, 
“Taliban Pakistan” dan organisasi teroris lainnya yang terdaftar di Dewan 
Keamanan masih sering meluncurkan serangan teroris di wilayah Afghanistan. 
Masyarakat internasional tidak akan membiarkan Afghanistan menjadi tempat 
berkumpulnya organisasi teroris lagi, dan harus terus mendukung pasukan 
keamanan Afghanistan memperkuat kemampuan anti-terorisme. Taliban harus 
menetapkan tujuan perdamaian dan dengan sepenuhnya memutuskan hubungannya 
dengan organisasi teroris. Semua negara harus memenuhi kewajiban mereka sesuai 
dengan hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan, memperkuat kerja sama, 
dan bersama-sama memberantas terorisme.

Dai Bing menegaskan bahwa Tiongkok akan terus berkoordinasi erat dengan pihak 
terkait untuk membentuk kekuatan gabungan. Masyarakat internasional harus terus 
mendukung pembangunan dan rekonstruksi Afghanistan, membantu Afghanistan 
melakukan kerja sama regional, memperkuat internkonektivitas, serta 
meningkatkan kemampuan pembangunan berdikari Afghanistan. Negara-negara maju 
harus dengan sungguh-sungguh memenuhi komitmen mereka dan terus memberikan 
bantuan pembangunan dan kemanusiaan kepada Afghanistan, terutama bantuan 
penanggulangan pandemi yang sangat dibutuhkan pada saat ini. Tiongkok aktif 
mendukung pemerintah Afghanistan melawan pandemi, 700 ribu dosis vaksin 
Covid-19, ventilator, mesin anestesi dan pasokan medis lainnya yang disumbang 
oleh Tiongkok telah tiba di Kabul belum lama lalu. Pada masa depan yang dekat, 
tambahan 1 juta dosis vaksin oleh Tiongkok akan diberikan kepada Afghanistan.

Dai Bing mengatakan bahwa Tiongkok menghargai peran penting yang dimainkan oleh 
Misi Bantuan PBB di Afghanistan dalam mendukung perdamaian, rekonsiliasi dan 
rekonstruksi ekonomi di Afghanistan.




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/DF5103FBE7BA41A58299499161ECA084%40A10Live.

Reply via email to