https://news.detik.com/internasional/d-5678715/kecaman-trudeau-ke-china-sebab-pengusaha-kanada-divonis-jadi-mata-mata?single=1



Round Up

Kecaman Trudeau ke China Sebab Pengusaha Kanada Divonis Jadi Mata-mata

Tim detikcom - detikNews

Rabu, 11 Agu 2021 22:55 WIB
5 komentar
SHARE
URL telah disalin
Canada Prime Minister Justin Trudeau responds to questions during a news 
conference at the National Press building in Ottawa, Thursday Jan. 9, 2020. 
U.S. and Canadian officials say it is “highly likely† that an Iranian 
anti-aircraft missile downed a Ukrainian jetliner late Tuesday, killing all 176 
people on board. Trudeau, whose country lost at least 63 citizens in the crash, 
said evidence indicates the plane was struck by a surface-to-air missile. 
(Adrian Wyld/The Canadian Press via AP)
Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau (Adrian Wyld/The Canadian Press via 
AP)
Jakarta -

Dakwaan spionase yang dijatuhkan kepada seorang pengusaha Kanada Michael Spavor 
berbuntut panjang. Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau berang dan 
mengutuk vonis penjara 11 tahun yang dijatuhkan kepada warganya tersebut.

Vonis dijatuhkan Pengadilan China pada Rabu (11/8) lalu. Spavor dinyatakan 
bersalah atas spionase yang dilakukannya.
Baca juga:
China Perkuat Vonis Mati untuk Warga Kanada Terjerat Kasus Narkoba
China Vonis Pengusaha Kanada 11 Tahun Penjara

Diketahui pada 2018 lalu, Spavor ditahan bersama dengan rekan senegaranya 
Michael Kovrig di China. Pemerintah Kanada saat itu menyebut penahanan warganya 
tersebut sebagai langkah bermotif politik, setelah eksekutif Huawei, Meng 
Wanzhou ditangkap di Kanada atas surat perintah ekstradisi Amerika Serikat.

Pada Juni tahun lalu, Spavor dan Kovrig -- mantan diplomat -- secara resmi 
didakwa melakukan spionase. Persidangan terpisah mereka berlangsung pada Maret 
2021. Saat itu, para diplomat Kanada dilarang memasuki persidangan Spavor di 
Dandong pada Maret tersebut, yang berlangsung kurang dari tiga jam.

Kemudian pada Rabu (11/8), Pengadilan China menjatuhkan vonis pada Spavor. Ia 
dijatuhi vonis 11 tahun penjara atas spionase.

"Spavor dihukum karena spionase dan secara ilegal memberikan rahasia negara", 
demikian putusan Pengadilan Menengah Rakyat kota Dandong dalam sebuah 
pernyataan.

"Dia divonis 11 tahun penjara," imbuh pengadilan China tersebut.
Baca juga:
China Tarik Dubes dari Lithuania Gegara Pengakuan 'Berlebihan' Atas Taiwan

Vonis Spavor ini disampaikan sehari setelah pengadilan China menguatkan hukuman 
mati terhadap warga negara Kanada lainnya atas dakwaan penyelundupan narkoba.

Pihak keluarga menyatakan bahwa dia tidak bersalah atas tuduhan mata-mata 
terhadapnya. Keluarga Spavor mengatakan bahwa dia telah melakukan banyak hal 
sebagai seorang pengusaha untuk "membangun hubungan yang konstruktif" antara 
Kanada, China dan Korea Utara.

Sementara Beijing bersikeras bahwa penahanan kedua warga Kanada itu sah. Namun 
kasus eksekutif Huawei, Meng Wanzhou yang ditahan Kanada sebagai "insiden murni 
politik".

Trudeau Berang Usai Bui 11 Tahun Pengusaha Kanada

Justin Trudeau berang atas vonis penjara yang dijatuhkan ke Spavor. Menurutnya 
vonis itu tidak dapat diterima dan tidak adil.

"Dakwaan dan hukuman China terhadap Michael Spavor benar-benar tidak dapat 
diterima dan tidak adil," kata Trudeau dalam sebuah pernyataan setelah 
pengadilan China memvonis 11 tahun penjara untuk Spavor.

"Putusan untuk Spavor terjadi setelah lebih dari dua setengah tahun penahanan 
sewenang-wenang, kurangnya transparansi dalam proses hukum, dan persidangan 
yang bahkan tidak memenuhi standar minimum yang disyaratkan oleh hukum 
internasional," imbuh pemimpin Kanada tersebut seperti diberitakan kantor 
berita AFP, Rabu (11/8/2021).
Baca juga:
China dan Rusia Gelar Latihan Militer Gabungan Skala Besar

Tak hanya Trudeau, Duta Besar Kanada untuk China juga mengutuk pemenjaraan 
Spavor oleh pengadilan China.

"Kami mengutuk keputusan itu," kata Dominic Barton kepada wartawan di luar 
pengadilan. "Ada kesempatan untuk banding. Itu adalah sesuatu yang dia (Spavor) 
akan bicarakan dengan pengacaranya," imbuhnya.

Hubungan antara kedua negara kini memburuk hingga mencapai titik terendah, 
dengan China juga menuduh Kanada mempolitisasi kasus hukum.
(izt/dhn)
justin trudeau
kanada
china
warga kanada ditahan di china
huawei
round-up







-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/20210811190048.59c9f11ccdfb68e2daaddc4d%40upcmail.nl.

Reply via email to