IMF: Pengetatan Kebijakan Moneter Akan Tingkatkan Tekanan Pembayaran Utang 
Dolar AS
2022-01-24 10:41:04  
http://indonesian.cri.cn/20220124/5e622d8d-1925-8890-c7f0-a27028d85337.html

Presiden Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva baru-baru ini 
mendesak negara-negara dengan utang dalam mata uang Dolar yang cukup tinggi 
untuk segera mengambil tindakan guna meredakan tekanan pembayaran utang dolar 
yang diakibatkan dari pengetatan kebijakan moneter Federal Reserve AS.



Di depan sidang virtual Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2022 yang diadakan hari Jumat 
lalu (21/01), Kristalina Georgieva menyatakan, inflasi tinggi AS sedang berubah 
menjadi kekhawatiran ekonomi dan masyarakat, maka Bank Senteral atau Fed AS 
telah menyesuaikan kebijakan moneternya untuk mendapatkan keseimbangan antara 
inflasi dan pemulihan ekonomi. Sehubungan dengan pengaruh penting yang dibawa 
pengetatan kebijakan moneter Fed terhadap ekonomi AS dan global, maka Fed harus 
dengan jelas mengumumkan kebijakannya, dan menghindari munculnya hal yang tidak 
diinginkan.





Kristalina Georgieva memperingatkan bahwa pengetatan kebijakan moneter Federal 
Reserve mungkin akan menjadi serangan bagi sejumlah negara yang lemah pemulihan 
ekonominya, khususnya bagi negara-negara dengan utang mata uang dolar yang 
cukup tinggi , karena kenaikan suku bunga AS mungkin akan meningkatkan biaya 
pembayaran utang Dolar negara-negara tersebut.




-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/8D42EAE880734570B97D2DD038B55169%40A10Live.

Reply via email to