Petani Sibuk Bekerja di Sawah Saat Guyu
2022-04-19 15:17:01 
https://indonesian.cri.cn/2022/04/19/ARTIwyTy2DvrcTU9LH2FOcNw220419.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.1



Guyu adalah posisi matahari ke-6 dalam pembagian satu tahun menjadi 24 posisi 
matahari menurut kalender tradisional Asia Timur, juga merupakan posisi 
matahari yang terakhir di musim semi. Guyu tahun ini jatuh pada tanggal 20 
April 2022.







Guyu bermakna “hujan yang membantu padi-padian tumbuh dengan subur”, pada 
periode ini, curah hujan akan bertambah, benih yang baru ditanam sangat 
membutuhkan air hujan. Jika curah hujan cukup dan tepat waktu, padi-padian akan 
tumbuh dengan subur.






Air hujan menyiram harapan, posisi matahari yang mengandung makna hujan dan 
salju itu telah mencerminkan harapan para petani Tiongkok terhadap panen raya 
di zaman kuno ribuan tahun yang lalu.



Puisi Guyu oleh Zheng Banqiao (Dinasti Qing):




Cuaca cerah dan hangat tanpa angin maupun hujan.

Bambu hijau berdiri tegak dengan simpulnya yang indah.

Yang paling menggembirakan adalah kedatangan tamu di sore yang sejuk.

Menghiburnya dengan seteko teh baru.

Melukis beberapa daun bambu muda.

Dan gunung-gunung yang jauh.

Cengbeng telah berlalu dan Guyu. segera tiba

Duduk tenang dan santai menikmati secangkir teh.

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/0D76DAE3515A47989399BB2EA1AF5753%40A10Live.

Reply via email to