Sepuluh Tahun Perkembangan Tiongkok: Sistem Navigasi Buatan Tiongkok ‘Beidou’
2022-06-15 
11:46:49https://indonesian.cri.cn/2022/06/15/ARTIeE1mrx1XskORr020wZqI220615.shtml?spm=C77783.PVuqMaJp1sU3.EBh5xqK9Mj8L.4

Para penggemar astronomi pasti tahu, di atas langit terdapat gugusan bintang 
berjumlah tujuh dengan bentuknya mirip sebuah sendok, gugusan bintang itu 
dinamakan orang kuno Tiongkok sebagai tujuh bintang ‘Beidou’. Di zaman kuno, 
rakyat sering menggunakan gugusan bintang Beidou atau si ‘sendok’ untuk 
menetapkan arah. 


Pada 31 Juli 2020, Tiongkok meresmikan sistem navigasi satelit global Beidou-3, 
sistem navigasi ini sudah digunakan di separo negara dan daerah di dunia. Skala 
industri di Tiongkok melampaui 400 miliar Yuan RMB.









 

Apa gunanya Navigasi Beidou?

Dewasa ini, total terdapat 45 satelit dari sistem navigasi Beidou yang sedang 
beroperasi di orbit angkasa untuk menyediakan 7 macam jasa kepada para 
pelanggan. Untuk kawasan Asia-Pasifik, Beidou menyediakan 4 jenis jasa seperti 
sistem augementasi berbasis darat, pemosisian titik tunggal akurat dan 
komunikasi pesan singkat regional. Keakuratan pemosisian global di bawah 10 
meter dan untuk kawasan Asia Pasifik hampir 5 meter.










Jasa komunikasi pesan singkat regional adalah keunggulan aplikasi Beidou. Jasa 
ini terutama melayani kebutuhan pertolongan darurat dan peringatan bahaya, 
dengan mendirikan platform pelayanan darurat publik yang mencakupi seluruh 
dunia, menyediakan jasa unggul kepada pelanggan dalam dan luar negeri.

Rangkuman Ponsel Cerdas Yang Berakses ke Jasa Beidou











 

Berbagai ponsel cerdas terkenal seperti XIAOMI, HUAWEI, APPLE, SAMSUNG semuanya 
mendukung sistem BEIDOU, dan mewujudkan pemosisian kelas meteran. Tahun 2021, 
94,5 persen ponsel cerdas untuk pengiriman dalam negeri Tiongkok bisa menduduki 
sistem BEIDOU, jumlah produksinya sebanyak 324 juta unit.

Bagaimana penerapan Beidou di Tiongkok?

Layanan sistem navigasi Beidou sudah meresap dalam kehidupan sehari-hari. 
Selain jasa pemosisian ponsel, banyak kota Tiongkok sudah membuka aplikasi uji 
coba navigasi untuk kendaraan dinamis. Dari bidang sektor, sistem Beidou sudah 
melayani industri-industri lalu lintasi, keamanan publik, pertolongan bencana, 
pertanian, penghutanan, peternakan dan perikanan. Khususnya dalam kampanye 
perlawanan pandemi secara ilmiah, Beidou dapat menyediakan jasa pemosisian yang 
akurat untuk mendorong distribusi dana secara efektif.


















Penggunaan BDS di ASEAN

Tiongkok selalu mempertahankan keterbukaan BDS kepada dunia, pemerintah 
Tiongkok berkomitmen akan memberikan layanan navigasi dasar yang gratis kepada 
para pengguna penerbangan di dunia.

Selain itu, berdasarkan rencana solusi termasuk pemastian hak milik tanah, 
pertanian presisi, pelabuhan kecerdasan telah melayani perkembangan sosial dan 
ekonomi di ASEAN, Asia Selatan, Eropa Timur, Asia Barat dan Afrika, layanan BDS 
telah digunakan di lebih separo negara dan daerah di dunia.

Pada tahun 2013, Myanmar menggunakan sebanyak 500 perangkat terminal presisi 
yang berakses ke layanan BDS, ini merupakan untuk pertama kalinya produk 
presisi tinggi BDS digunakan dengan skala besar di negara Asia Selatan di 
bidang pendataan pertanian dan pengelolaan intensif tanah.



Laos







 

BDS memasuki pasar Laos, menyediakan cara baru demi memastikan hak milik tanah 
dan mengukur tanah, berangsur-angsur menggantikan cara tradisional, memberikan 
statistik pertama dan dasar sains kepada Laos demi melakukan survei hak tanah, 
pengelolaan tanah dan penyusunan hukum dan ketentuan terkait.

Kamboja








BDS memasuk pasar Kamboja, memberikan bahan-bahan informasi dasar yang lebih 
sempurna kepada pemerintah Kamboja untuk merencanakan, mengelolakan dan 
mengawasi tanah negara, infrastruktur dan mengawasi ekosistem, layanan presisi 
tinggi telah menjadi salah satu teknologi penting dalam pembangunan 
infrasrtuktur pemerintah.





Thailand






Layanan pemosisian akurat dari BDS menyediakan solusi pengelolaan logistik 
efektif dan keamanan logistik, melindungi perdagangan Tiongkok-Thailand.



Indonesia









Dengan mengandalkan jasa sistem Beidou, teknologi “Internet of 
Vehicles”(IOV)yang dikembangkan oleh China Aerospace Science and Industry 
Corporation Limited sudah dipasarkan di Indonesia. Teknologi IOV Beidou dapat 
mewujudkan pemantauan serentak serta penyimpanan data dan informasi status 
seputar pengoperasionalan kendaraan seperti jalur lintasan, kecepatan, waktu 
dan jarak kendaraan, dengan demikian melakukan pengelolaan platform terhadap 
berbagai data kendaraan. 

Di taman industri Milenium Indonesia terdapat sebuah stasiun referensi 
pengoperasionalan konsisten akurat tinggi Beidou yang dibangun di bawah bantuan 
Tiongkok. Stasiun tersebut akan menggelarkan beberapa penggunaan uji coba di 
bidang penjelajahan geografis, pariwisata, transportasi dan logistik di dalam 
taman industri, agar mendorong pemasyarakatan dan penggunaan layanan lokasi 
presisi tinggi Beidou/GNSS di Indonesia.


-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/D3DA095F9F3C4610BCD083C446147EE6%40A10Live.

Reply via email to