Pamen Yanma Polri adalah Perwira Menengah Pelayanan ...
https://gorontalo.pikiran-rakyat.com › ...
<https://gorontalo.pikiran-rakyat.com/viral/pr-1965192842/pamen-yanma-polri-adalah-perwira-menengah-pelayanan-markas-posisi-baru-10-perwira-terlibat-kasus-brigadir-j>
Vertaal deze pagina
<https://translate.google.com/translate?hl=nl&sl=id&u=https://gorontalo.pikiran-rakyat.com/viral/pr-1965192842/pamen-yanma-polri-adalah-perwira-menengah-pelayanan-markas-posisi-baru-10-perwira-terlibat-kasus-brigadir-j&prev=search&pto=aue>
2 uur geleden — TERAS GORONTALO - Pamen Yanma Polri adalah Perwira Menengah
Pelayanan Markas, sering disebut 'tempat buangan' polisi yang terkena
kasus, ...

Op vr 5 aug. 2022 om 03:25 schreef Chan CT <[email protected]>:

> *Polisi-polisi Diduga Langgar Etik di Kasus Brigadir J Dicopot*
> Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
> Jumat, 05 Agu 2022 08:11 WIB
> [image: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bakal memutasi sejumlah
> personel polisi. Mereka diduga melanggar kode etik terkait penanganan kasus
> tewasnya Brigadir J.]
>
> Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: Rifkianto Nugroho)
>
> Jakarta - Langkah tegas diambil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di
> kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
> Sejumlah polisi yang diduga melanggar kode etik dicopot.
> Kapolri menyampaikan komitmennya untuk memastikan penanganan kasus
> Brigadir J berjalan transparan. Hal itu sesuai dengan arahan yang
> disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
>
> "Sesuai dengan arahan Bapak Presiden beberapa waktu lalu bahwa beliau
> memerintahkan pada kami untuk membuka secara transparan, jujur sehingga
> proses penyidikan ini betul-betul bisa dipahami dan masyarakat tentunya
> menginginkan bahwa proses penyidikan yang kita lakukan juga betul-betul
> transparan," kata Kapolri dalam jumpa pers di Mabes Polri, Kamis (4/8/2022).
>
>
> Baca juga:
> Tersingkap Polisi Ambil CCTV Rusak di Kompleks Rumah Irjen Sambo
>
> Kapolri menjelaskan pihaknya sebelumnya sudah melaksanakan penonaktifan
> sejumlah perwira. Selain itu, Polri juga telah melakukan autopsi ulang
> terhadap jenazah Brigadir J.
>
>
> Kini Kapolri menyampaikan telah memeriksa 25 personel polisi. Sejumlah
> polisi itu diduga menghambat penyidikan kasus Brigadir J.
>
> "Jadi Tim Irsus yang dipimpin oleh Irwasum telah memeriksa sampai saat ini
> 25 personel dan proses masih terus berjalan di mana 25 personel ini kita
> periksa terkait dengan ketidakprofesionalan dalam penanganan TKP," ujar
> Kapolri.
>
> "Dan juga beberapa hal yang kita anggap bahwa itu membuat proses olah TKP
> dan juga hambatan-hambatan dalam hal penanganan TKP dan penyidikan yang
> tentunya kita ingin semuanya bisa berjalan dengan baik," imbuh Kapolri.
>
> Baca juga:
> Daftar Perwira Polri Kena Mutasi Imbas Kasus Brigadir Yoshua
>
> 25 Personel Polri itu terdiri dari tiga perwira tinggi, lima orang Kombes,
> tiga orang AKBP, dua orang Kompol, tujuh orang Pama, serta lima orang
> Bintara dan Tamtama.
>
> "Dari kesatuan Div Propam, Polres, dan juga ada beberapa personel dari
> Polda dan juga Bareskrim," ujar Kapolri.
>
> Kapolri ingin penanganan kasus Brigadir J berjalan baik. 25 Personel Polri
> itu bakal diperiksa secara etik.
>
> "Oleh karena itu terhadap 25 personel yang saat ini telah dilakukan
> pemeriksaan kita akan menjalankan proses pemeriksaan terkait dengan
> pelanggaran kode etik dan tentunya apabila ditemukan adanya proses pidana,
> kita juga akan memproses pidana yang dimaksud," tutur Kapolri.
>
> Selanjutnya Kapolri mengeluarkan TR khusus untuk memutasi sejumlah
> perwira. Dia berharap penanganan kasus Brigadir J dapat berjalan baik.
>
> "Dan malam hari ini saya akan keluarkan TR khusus untuk memutasi," imbuh
> dia.
>
> Simak daftar lengkap mutasi Polri di halaman selanjutnya.
>
> Mutasi itu tertera pada ST Nomor: 1628/VIII/KEP/2022 yang diteken pada
> Kamis (4/8).
>
> Berikut adalah pejabat Polri yang dimutasi:
>
>
> *Daftar Personel Polri Dimutasi Buntut Kasus Brigadir Yoshua*
> 1. Irjen Pol Ferdy Sambo, Kadiv Propam Polri dimutasikan sebagai Pati
> Yanma Polri
>
> 2. Brigjen Pol Hendra Kurniawan, Karo Paminal Divpropam Polri dimutasikan
> sebagai Pati Yanma Polri
>
> 3. Brigjen Pol Benny Ali, Karo Provos Divpropam Polri dimutasikan sebagai
> Pati Yanma Polri
>
> 4. Kombes Pol Denny Setia Nugraha Nasution, Sesro Paminal Divpropam Polri
> dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri
>
> 5. Kombes Pol Agus Nur Patria, Kaden A Ropaminal Divpropam Polri
> dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri
>
> 6. AKBP Arif Rachman Arifin Wakaden B Ropaminal Divpropam Polri
> dimutasikan sebagai Pamen Yanma Polri
>
> 7. Kompol Baiquni Wibowo jabatan Ps. Kasubbag Riksa Baggak etika Rowabprof
> Divpropam Polri dimutasi sebagai Pamen Yanma Polri
>
> 8. Kompol Chuck Putranto Ps. Kasubbagaudit Baggak Etika Rowabprof
> Divpropam Polri dimutasi Pamen Yanma Polri
>
> 9. AKBP Ridwan Rheky Nellson Soplanit, Kasat Reskrim Polres Metro Jaksel,
> sebagai Pamen Yanma Polri.
>
> 10. AKP Rifaizal Samual, Kanit I Satreskrim Polres Metro Jaksel, Polda
> Metro Jaya, dimutasi sebagai Pama Yanma Polri
>
>
> *Daftar Personel Polri Pengganti Polisi yang Dimutasi*
>
> 1. Irjen Pol Syahardiantono, Wakabareskrim Polri diangkat sebagai Kadiv
> Propam Polri
>
> 2. Brigjen Pol Anggoro Sukartono, Karo Wabprof Divpropam Polri diangkat
> sebagai Karo Paminal Divpropam Polri
>
> 3. Kombes Pol Agus Wijayanto SIK SH MH, Sesro Wabprof Divpropam Polri,
> diangkat jabatan baru sebagai Karo Wabprof Divpropam Polri
>
> 4. Kombes Pol Gupuh Setiyono, Kabag Yanduan Divpropam Polri diangkat
> sebagai jabatan baru Karo Provos Divpropam Polri
>
> 5. Kombes Pol Edgar Diponegoro SIK MH, Kabag Binpam Ropaminal Divpropam
> Polri diangkat sebagai Sesro Paminal Divpropam Polri
>
> (knv/dwia)
>
> Baca artikel detiknews, "Polisi-polisi Diduga Langgar Etik di Kasus
> Brigadir J Dicopot" selengkapnya
> https://news.detik.com/berita/d-6217442/polisi-polisi-diduga-langgar-etik-di-kasus-brigadir-j-dicopot
> .
>
> Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/
>
> --
> --
> Anda telah tergabung di milis-URECA, Google Groups.
> Untuk mengirim tulisan ke grup ini, kirimkan email ke
> [email protected]
> Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke
> [email protected]
> Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di
> http://groups.google.com/group/ureca?hl=id
>
> ---
> Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "URECA" di Google Grup.
> Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini,
> kirim email ke [email protected].
> Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi
> https://groups.google.com/d/msgid/ureca/5E0AD560EF144ECD9CA70155C7E78D06%40A10Live
> <https://groups.google.com/d/msgid/ureca/5E0AD560EF144ECD9CA70155C7E78D06%40A10Live?utm_medium=email&utm_source=footer>
> .
>

-- 
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "GELORA45" dari Google 
Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim 
email ke [email protected].
Untuk melihat diskusi ini di web, kunjungi 
https://groups.google.com/d/msgid/gelora1945/CAG8tavjRu6KFOLs-mtfJ6uWg7EJ68KLfXnmPdSRSg0ViZw7pSw%40mail.gmail.com.

Reply via email to