Sunny: Tidak perlu dua tahun, satu menit pun sudah dibuat sejarah, tetapi
sejarah bagaimana yang dibuat? Ekonomi jilid-jilitan tidak optimal ataukah
kemiskinan bertambah dan  kaum buruh senang  gembira ria? 

Nesare: saya melihat ekonomi jilid jilidan itu adalah usaha. Bung melihatnya
itu tidak berguna karena belum mampu bikin buruh senang gembira ria dan
rakyat masih miskin. Kalau ini benar artinya bung penginnya ada presiden
Indonesia yang bikin gebrakan cespleng dan Indonesia langsung kaya makmur
dan sejahtera. Ini mimpi namanya bung!  

 

Kelihatan jalan pikiran kita berbeda kan?

 

Salam

Nesare

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, October 21, 2016 10:16 PM
To: Undisclosed-Recipient:;
Subject: [GELORA45] Maruarar Sirait: Dua Tahun Jadi Presiden, Jokowi Sudah
Buat Sejarah

 

  

res : Tidak perlu dua tahun, satu menit pun sudah dibuat sejarah, tetapi
sejarah bagaimana yang dibuat? Ekonomi jilid-jilitan tidak optimal ataukah
kemiskinan bertambah dan  kaum buruh senang  gembira ria? 

 

http://nasional.kompas.com/read/2016/10/20/13574581/maruarar.sirait.dua.tahu
n.jadi.presiden.jokowi.sudah.buat.sejarah

 

 


Maruarar Sirait: Dua Tahun Jadi Presiden, Jokowi Sudah Buat Sejarah


Kamis, 20 Oktober 2016 | 13:57 WIB

 

 
<http://assets.kompas.com/data/photo/2016/02/08/170851420160208-145313780x39
0.jpg> KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Politisi PDI-P Maruarar Sirait, saat
ditemui di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (8/2/2016). 

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (
<http://nasional.kompas.com/tag/PDI-P> PDI-P) Maruarar Sirait menilai
Presiden Joko Widoso sudah membuat sejarah selama dua tahun memerintah
bersama Wakil Presiden  <http://nasional.kompas.com/tag/Jusuf%20Kalla> Jusuf
Kalla.

Maruarar mengatakan, awalnya banyak yang meragukan Jokowi mampu memimpin.
Apalagi, di awal pemerintahan, dukungan Jokowi di parlemen sangat minim.

Namun, Jokowi berhasil membalikkan prediksi banyak pihak. Satu per satu
partai oposisi bergabung mendukung pemerintah.

(Baca: Dua Tahun Jokowi-JK, Pimpinan DPR Sebut Sektor Energi Masih Banyak
Terbengkalai)

Berbagai kebijakan pemerintah, yang kontroversial sekalipun, didukung oleh
semua pihak.

Jokowi, kata dia, berhasil membuat sejarah karena berhasil mengonsolidasikan
kekuatan hanya dalam waktu dua tahun.

"Bung Karno mengajarkan kita jas merah. Jangan sekali-sekali melupakan
Sejarah. Tapi Pak Jokowi sendiri sudah membuat sejarah bagi Indonesia," kata
Maruarar Sirait dalam keterangan tertulisnya, Kamis (20/10/2016).

Maruarar mencontoh Undang-Undang pengampunan pajak atau tax amnesty, yang
menjadi program andalan pemerintah menggenjot pendapatan dari pajak.

Awalnya, kata dia, penyusunan RUU ini ditolak banyak pihak. Namun pada
akhirnya program ini berhasil mencapai target dan diapresiasi banyak pihak.

(Baca: Dua Tahun Pemerintahan, JK Anggap Indonesia Lebih Baik Dibanding
Negara Lain)

"Cara bekerja Pak Jokowi sangat mantap dan komprehensif. Dengan perspektif
legal justice, Pak Jokowi megikuti UU dalam menjalankan roda pemerintahan.
Pak Jokowi juga memperhatikan social justice, yakni apa sebenarnya kebutuhan
rakyat. Akhirnya semua keputusan beliau bijaksana dan bisa diterima semua
pihak," jelas Ara, sapaan akrabnya.

Menurut Ara, sejumlah prestasi itu sebenarnya tak lepas dari jejak rekam
Jokowi. Sejak masih jadi wali kota hingga gubernur di Jakarta, Jokowi
berpengalaman mengatasi semua masalah.

Dia sudah biasa berhadapan dengan semua kalangan. Akibatnya, Jokowi bisa
didukung sepenuhnya oleh semua pihak, baik
<http://nasional.kompas.com/tag/TNI> TNI, Kepolisian, Politisi, LSM, Media
Massa, dan Publik kebanyakan.

"Pak Jokowi sudah berproses sejak lama. Jadi mentalnya kuat, kinerjanya
teruji. Ada masalah, memang perlu waktu menyelesaikan. Tapi itulah cara
beliau dan selalu berhasil mengatasi masalah tanpa masalah," ujar anggota
Komisi XI DPR ini.

(Baca: Dua Tahun Jokowi-JK dan Realisasi Membangun Indonesia dari Pinggiran)

Dengan cara dan gaya berkomunikasi yang baik serta santun, ditopang oleh
kinerjanya yang mumpuni, akhirnya Jokowi bisa membangun kepercayaan kepada
siapapun.

Karena itulah, menurut Ara, partai politik yang di awal memilih
berseberangan, akhirnya mendukung Jokowi.

"Mana ada lagi yang berani bilang Pak Jokowi itu Presiden Boneka. Karena
apa? Karena Pak Jokowi mampu menunjukkan kualitas dirinya yang mandiri.
Konsolidasi kekuasaan berhasil di tangan dia. Semua mendukungnya," ucapnya.



Kirim email ke